Agama dan Perannya dalam Masyarakat

Dalam hal menjalin sosialisasi kepada individu, fungsinya ini pun sangat berperanan penting. Ketika individu mulai beranjak dewasa, tak bisa kita mungkiri bahwa individu tersebut pasti membutuhkan suatu sistem nilai sebagai tuntutan umum untuk mengarahkan aktivitasnya dalam kehidupan masyarakatnya.

Sebagaimana yang banyak kalangan ketahui bahwa ia juga berfungsi sebagai “tujuan akhir” pengembangan kepribadian tiap individu. Orang tua tidak akan mengabaikan upaya “moralisasi” anak-anaknya.

Dan untuk mengupayakan hal tersebut, salah satu upayanya adalah memberikan pendidikan agama di mana mengajarkan bahwa hidup adalah untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, harus beribadah secara teratur serta continue.

Dari pemaparan di atas, sedikit banyak dapat kita simpulkan bahwa sistem nilai itu merupakan penyeimbang kehidupan. Ia merupakan sumber motivasi, sumber nilai, serta sumber inspirasi tiap-tiap individu guna mengemban amanah dalam berkehidupan.

Sebagai sumber motivasi, nilai, serta inspirasi, haruslah ia selalu siap kita perhadapkan dalam tuntutan zaman yang kian hari semakin berkembang. Ia yang tidak mengikuti prosedur-prosedur itu, secara pasti bisa kita katakan bahwa ia merupakan yang primitif.

Sebagai individu yang beragama, tentunya klaim tersebut tidak kita perkenankan. Dengan demikian, kita justru akan terus berusaha untuk tetap menjaga eksistensi agama sebagaimana seharusnya, sebagai sumber motivasi, sumber nilai, serta sumber inspirasi yang tetap dan masih akan relevan dengan konteks dewasa ini.

Baca juga: