Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta

Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta
Ilustrasi: Sampul Buku

Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta merupakan buku karya Maman Suratman. Ada banyak hal tentang sosok pelayan rakyat bernama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terekam di sana, terutama soal kontroversinya dalam konteks Pilkada DKI Jakarta 2017.

Buku ini juga memuat sepenggal catatan khusus tentang polemik di sepanjang perhelatan politik lima tahunan Ibu Kota itu. Mulai dari kasus penistaan agama, debat kandidat, survei-survei elektabilitas, hingga patahan perjuangan Ahok yang berhilir di jeruji besi.

Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta sendiri merupakan kumpulan tulisan Maman Suratman seputar itu. Sebelumnya, tulisan-tulisan yang jumlahnya 40 buah di dalamnya terbit di berbagai media massa online, seperti Qureta, Geotimes, dan Seword untuk rentang waktu 2016-2017. Penerbitan kembali dalam bentuk buku cetak ini tentu memuat beberapa penambahan-pengurangan tanpa mengubah substansi dari versi asli atau online-nya.

Apa yang diharap dari penerbitan tulisan-tulisan ini dalam bentuk buku? Di samping memudahkan pembaca menelusuri kembali isu dan kejadian yang pernah berkecamuk di Jakarta, harapan yang lebih utama adalah bahwa buku ini—setidaknya—bisa memberi inspirasi bagi lahirnya sosok-sosok Ahok yang lain, yang siap membela dan membangun bangsanya walau apa pun aral perintangnya.

Saya hanya seekor ikan kecil Nemo di tengah Jakata, yang akan terus menolong yang miskin dan membutuhkan. Walau saya difitnah & dicaci-maki, dihujat, karena perbedaan iman dan kepercayaan, saya akan tetap melayani dengan kasih. ~ Basuki Tjahaja Purnama – Ahok

Tentang Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta

Tulisan-tulisan tentang Ahok layak dikumpulkan dan diterbitkan menjadi buku. Ahok adalah fenomena yang tak datang setiap saat. Buku semacam ini bukan hanya penting sebagai informasi tentang figur orang paling berpengaruh di Jakarta, tapi juga penting sebagai pengingat agar kita tak jatuh pada kesalahan yang sama. ~ Luthfi Assyaukanie, Pendiri/CEO Qureta

Hanya ada 2 kata: layak dikunyah! ~ Ibrahim Ali-Fauzi, Redaktur Eksekutif Geotimes

Karya terbaik Ahok bagi negeri ini adalah membuat banyak orang berpikir kembali tentang relasi politik, kebijakan, dan kepuasan publik, bahkan makna beragama dan bernegara dalam nafas Pancasila. ~ A. Zulkarnain, Dewan Pendiri Philosophia Institute/Koordinator Dewan Presidium Forum Kampung Bahasa Sulawesi (FKBS)

  • Judul: Ahok dan Kemelut Pilkada Jakarta
  • Penulis: Maman Suratman
  • Penerbit: Philosophia Press, 2018
  • Tebal: 205 hlm

___________________

Artikel Terkait
Mimin NP
Mimin NP 37 Articles
Editor Nalar Politik