Ahok untuk Wakil Presiden Jokowi 2019-2024

Ahok untuk Wakil Presiden Jokowi 2019-2024
Ahok untuk Wakil Presiden Jokowi

Jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah menyodorkan 12 bakal calon wakil presiden untuk digandeng Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan umum 2019, maka kami, Nalar Politik, ikut mengusulkan-serta. Cukup 1 (satu) nama wakil presiden saja: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ya, ini sekadar usul, bentuk partisipasi Nalar Politik selaku bagian dari warga negara Indonesia. Jika usul ini ditolak tanpa ditimbang, seperti tegas Widji Thukul, apalagi sampai suara kami dibungkam, dikritik tanpa alasan, maka hanya ada 1 kata memang: LAWAN.

Seperti juga pada PSI, usulan Ahok sebagai wakil presiden untuk Jokowi ini tidak berdasar pada survei atau pun hasil dari pengadaan focus group discussion sebelumnya. Sebab jauh sebelum ini, Nalar Politik sudah melihat kinerja tegas dari seorang Ahok. Nyaris tak ada yang menyamai Ahok dalam hal menjalankan peran sebagai pelayan rakyat.

Belum lagi soal keberanian Ahok dalam menuntut keadilan di depan hukum. Beda dengan pejabat atau oknum-oknum ngehek lainnya, Ahok terbukti tampil berani. Ia selalu maju tanpa harus terbentur pada risiko di baliknya. Ahok adalah pemberani yang sejati.

Bandingkan saja dengan 12 bakal calon wapres yang dipilih PSI. Nama-nama seperti Airlangga Hartanto, Chairul Tanjung, Din Syamsuddin, Luhut Panjaitan, Moeldoko, Mahfud MD, Nadiem Makarim, Rusdi Kirana, Said  Aqil Siradj, Sri Mulyani Indarwati, Susi Pudjiastuti, dan Yaqut Cholil Qoumas, siapa di antara mereka yang mampu menyamai rekor Ahok? Tak seorang pun! Tak ada pejabat paling anti-kompromi selain Ahok.

Karena ini sekadar usul, Anda-Anda boleh mengabaikannya. Tetapi ingat, seperti ucap Pram, hanya yang benar sajalah yang akan menang; dan kemenangan tidak akan hadir begitu saja tanpa proses perjuangan.

Usul terakhir, #BebaskanAhok atas nama keadilan—keadilan untuk semua. #BebaskanAhok untuk salah yang tak dilakukannya.

___________________

Artikel Terkait: