Asal-Usul; Catatan-Catatan Pilihan Mahbub Djunaidi

Asal-Usul; Catatan-Catatan Pilihan Mahbub Djunaidi
©iyig

Goenawan Mohamad punya kecemburuan tersendiri pada sosok Mahbub Djunaidi. Tentang bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius.

Menurut sastrawan terkemuka Indonesia ini, kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, yakni bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu tak terduga.

Sosok Mahbud juga menjadi salah satu guru menulis bagi Sujiwo Tejo. Sebagaimana Chatibul Umam menggambarkannya, Mahbub adalah orang langka yang melampaui zamannya. Ia pejuang yang pintar menulis. Ciri khasnya, ia menulis sekali jadi. Hasilnya, alamiah dan spontan.

Sementara, di mata Lukman Hakim Saifuddin, Mahbub sungguh sangat sulit tergantikan di masa ini. Sosok yang tak silau dengan kekuasaan dan kekayaan, justru ketika kesempatan itu terbuka luas.

Adapun bagi Said Aqil Siradj, gaya tulisan dan pemikirannya sangat menginspirasi. Ia berharap generasi muda masa kini bisa meneladani dan mengambil manfaat dari pemikiran Mahbub Djunaidi. Bahwa ia, nilai Arswendo Atmowiloto, dibutuhkan dulu, apalagi kini dan nanti.

“Itulah Mahbub, yang dengan gaya tulisannya mampu mengubah tragedi menjadi komedi,” tambah kolumnis Fariz Alniezar.

Riwayat buku:
  • Judul: Asal-Usul; Catatan-Catatan Pilihan
  • Penulis: Mahbub Djunaidi
  • Pengantar: Jakob Oetama
  • Penerbit: Ircisod
Kontak pemesanan di IYIG Bookstore:
Share!