Attana Erica

Attana Erica
©Hipwee

Kau bertelungkup di antara dua daun pintu
Sorot pandanganmu kosong
Menatap kaca jendela
Yang berisikan bias cahaya lampu neon
Gelap dan gemerlap
Menjadi satu

Malam itu
Di depan rumahmu
Ranting pohon berhias lampu
Memudarkan kesedihanmu
Tapi tak benar-benar memudar
Dia masih berbekas
Di antara daun yang berjatuhan
Pada musin hujan ini

Pintamu

Kudengar rintihanmu dari jauh
Mata lembap, muka kusut, rambu acak-acakan
Semua jelas tanpa perlu artian
Apa yang kau alami
Aku ingin mendengarnya

Ponselku berdering
Pesan masuk
Namamu yang kulihat
Kau memintaku tuk menemuimu
Agar kubisa dengarkan ceritamu

Perjalanan

Siangku gerimis
Membawa aroma khas tanah
Merajut kisah hari ini

Mendung bercerita
Tentang harapanmu
Untuk suatu reuni pertemuan
Reuni persahabatan

Di jalan banyak orang berteduh
Menghindari rintik-rintik
Dari gerimis yang bercucuran

Tidak denganku
Kulalui jalan di antara dengung mobil
Mereka saling kejar-kejaran
Mengejar waktu untuk cepat sampai tujuan

Tidak denganku
Ku melaju santai
Menikmati kotamu
Yang jauh dari kotaku
Biar kurajut kisah dengan lebih berkenang

Memulai Impian

“Keinginanku hanya bertemu denganmu”
“Untuk kuceritakan perihal nasibku”
Kau mulai bercerita
Sepenggal impianmu

Ku mencoba menjadi pendengar yang baik
Seksama aku khusyuk
Terhanyut dalam ceritamu
Doa, sabda, puja
Menari-nari lihai
Persembahan untuk sang kuasa
Suramu lirih
Cukup jelas untukmu yang bersedih

Senja

Kau pegang tanganku
Di luar sini
Awan sedang menyelimuti matahari
Mencipta warna jingga

Di tanah ini
Kita sedang merapal mimpi
Mencipta satu rasa
Berjanji tak akan hilang
Bahwa kita
“Ingin selalu ada”
“Dan keberadaan kita benar-benar ada selamanya”

Sudah cukup
Dulu kita pernah kehilangan
Satu di antara kita
Sekarang tak lagi
Aku tak ingin hal itu kembali

Cukup Lama

Awal perkenalan kita
Hanya satu kebetulan
Dari orang yang dulu ada di antara kita
Sayang, orang itu hilang entah ke mana

Mungkin dia sudah bahagia
Menghilang dari kita
Merusak seluruh alur skenario cerita
Tidak dengan kita
Kau dan aku
Mencoba menjadi lakon yang baik
Tanpa melibatkan perasaan

Moch. Syauqi Mudzakkir Billah
Latest posts by Moch. Syauqi Mudzakkir Billah (see all)