Awasi Surat Suara di TPS pada Pemilu Legislatif 2024

Awasi Surat Suara di TPS pada Pemilu Legislatif 2024
©BeritaSatu

Pemilihan umum (pemilu) merupakan seleksi akhir dari seluruh aspek kegiatan para kontestan pemilu, yang dimulai dari pencalonan, pemaparan visi misi melalui kampanye secara aktif dan pasif, hingga ke tahap pencoblosan surat suara di TPS.

Dalam menyambut pesta demokrasi (pemilu) 2024, kita juga sebagai peserta pemilih harus memiliki peran yang signifikan dalam mengawasi dan memantau Tempat Pemungutan Suara (TPS) usai seluruh peserta pemilih siap menentukan figur politiknya melalui surat suara pada pemilu.

Dalam konteks pemilu, sering dikatakan satu suara/pemilih dapat menentukan pemenang dalam pemilu. Di setiap TPS saat pemilu, selalu ada surat suara yang lebih karena ketidak hadirnya sebagian orang peserta pemilu di TPS saat pemilu, pindah penduduk/merantau sebelum berlangsungnya pemilu, termasuk juga kelalain para petugas pemilu dalam pendataan dan pengumpulan data peserta pemilih di suatu wilayah dan sebagainya.

Menuju pemilu legislatif 2024, tentu saja seluruh para kontestan pemilu telah mempersiapkan diri dan menciptakan strategis tersendiri. Oleh karena itu, kita sebagai peserta pemilih harus berperan aktif dalam melakukan pemantauan dan pengawasan, baik terhadap petugas TPS maupun pada kertas suara lebih.

Tujuan mengawasi kertas lebih di TPS adalah upaya mencegah praktek-praktek seperti pemilu ganda atau pengisian suara palsu. Dalam pemilihan yang jujur dan adil (pemilu yang jurdil), kertas lebih bisa saja menjadi tolak ukur dan target sebagian para kontestan pemilu pileg melalui pihak manapun, apakah bisa? Ya, tentu saja, apa bila kita tidak waspada, dan mengawasinya di TPS hingga selesai proses penghitungan suara sah.

Partisipasi aktif dalam proses demokrasi adalah kunci utama dalam menjaga integritas pemilihan umum. Salah satu aspek penting dalam pemilihan legislatif adalah pengawasan yang ketat terhadap kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pengawasan terhadap kertas lebih harus dilakukan dengan cermat dan teliti sejak dimulai pemilihan sampai selesai. Hal ini mencakup penghitungan jumlah kertas lebih, pemeriksaan keutuhan setiap kertas lebih, serta pemantauan penyimpanan kembali yang dilakukan oleh petugas TPS.

Pentingnya Pengawasan Surat Suara

Pemilu legislatif adalah salah satu momen penting dalam demokrasi, di mana seluruh rakyat memiliki kesempatan untuk memilih perwakilannya di parlemen. Dengan adanya pemilihan legislatif, penuh harapan kepada yang terpilih menjadi penyambung lidah rakyat, serta mobilisasi aspirasi seluruh masyarakat.

Baca juga:

Dalam menjaga integritas pemilu, sangat penting untuk mengawasi surat suara lebih di Tempat Pemungutan Suara (TPS), terutama pada pemilu legislatif. Pengawasan surat suara lebih di TPS penting untuk mencegah terjadinya kecurangan pemilu, seperti penggunaan surat suara lebih atau manipulasi coblosan surat suara.

Surat suara lebih juga bisa menjadi sumber kontroversi dan keraguan dalam hasil pemilihan. Untuk itu, kita sebagai elemen masyarakat harus melakukan pengawasan yang ketat, agar semua surat suara yang disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)  merupakan surat suara sah  yang dihitung secara terbuka, jujur dan penuh dengan independensi petugas TPS.

Pengawasan ketat terhadap surat suara lebih di TPS akan meningkatkan transparansi pemilu, dan membantu meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan. Selain daripada itu, pengawasan juga dapat mengurangi rasa skeptisisme terhadap kemungkinan kecurangan yang akan terjadi.

Selanjutnya, pengawasan yang ketat akan mendorong partisipasi pemilih yang lebih aktif dan terlibat dalam proses pemilu. Sehingga pemilih merasa yakin bahwa suara mereka benar-benar dihitung dengan benar tanpa ada suara lebih dari jumlah pemilih yang ada di DPT (daftar pemilih tetap).

Pengawasan surat suara lebih di setiap TPS adalah langkah yang signifikan, dan penting untuk dilakukan dalam mewujudkan proses demokrasi yang transparan pada pemilihan legislatif 2024.

Surat suara lebih itu sebenarnya merupakan sarana utama bagi pemilih yang tidak hadir pada saat pemilu. Dengan itu, seharusnya merupakan tanggung jawab petugas TPS untuk menjaga dan mengamankan setiap surat suara lebih di TPS.

Perlu dipahami bahwa kertas suara adalah salah satu hal penting dalam pemilihan legislatif. Kertas suara yang tidak dicurangi atau dimanipulasi akan memastikan representasi yang adil dan jujur dari suara pemilih. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mencegah segala bentuk kecurangan atau ketidakadilan yang terkait dengan kertas suara di TPS.

Dalam proses pengawasan TPS, pengamat pemilu dan saksi dari masing-masing para kontestan pemilu pileg memiliki peran penting dalam memastikan integritas pemilu. Pengawasan yang lebih ketat akan mengurangi risiko manipulasi kertas suara oleh pihak manapun.

Halaman selanjutnya >>>
Afe Erma Telaumbanua