Belum Apa-Apa, Tiga Partai Baru Ini Sudah Dihuni Koruptor

Belum Apa-Apa, Tiga Partai Baru Ini Sudah Dihuni Koruptor
Ilustrasi

Nalar PolitikKecuali PSI, semua partai baru (Perindo, Berkarya, dan Garuda) terbukti punya bakal caleg yang berasal dari mantan narapidana korupsi. Bahkan, dibanding partai-partai pendahulu dan besar lainnya, hanya PSI satu-satunya partai yang tidak mengusung caleg yang demikian.

Merespons itu, peneliti SMRC Saidiman Ahmad mengaku salut dengan partai bergenre “anak muda” besutan Grace Natalie ini. Ia salut lantaran PSI mampu memegang janji untuk tidak mengusung caleg yang berasal dari mantan narapida korupsi alias koruptor.

“Tentu saja saya salut pada PSI yang memegang janji tak mengusung calon dari koruptor,” tulisnya via akun Twitter @saidiman.

Di saat yang sama, Saidiman juga mengungkap keheranannya mengapa partai-partai baru, kecuali PSI, justru ikutan-ikutan dihuni para koruptor.

“Tapi, yang mengherankan buat saya adalah, kenapa partai-partai baru lain macam Perindo, Berkarya, dan Garuda, belum apa-apa, sudah dihuni koruptor?” tambah Saidiman.

Padahal, sebagai partai baru, mestinya partai-partai itu bisa bersih juga, bebas dari koruptor, sebagaimana ditampilkan PSI ke khalayak.

Kicauan Saidiman Ahmad tentang Partai Baru

Sebelumnya, 25 Juli 2018, Bawaslu RI merilis Hasil Identifikasi Bakal Calon Terpidana Korupsi Anggota DPR Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Rilis ini sudah dimuat di perludem.org, dan menerangkan bahwa jumlah bakal calon yang merupakan mantan narapida korupsi sebanyak 192 orang. Semuanya tersebar di 9 Provinsi, 92 Kabupaten, dan 11 Kota.

Selain Saidiman Ahmad, Caleg PSI untuk DPR RI Dapil Jakarta I Rian Ernest juga ikut mengomentari. Ia mengaku khawatir dengan fakta tersebut, dan mengharap agar masyarakat bisa lebih hati-hati dalam menentukan pilihannya ke depan.

“Di Provinsi, terdapat sebanyak 26 orang, 146 orang di Kabupaten, dan 20 orang di Kota. Tentu ini benar-benar mengkhawatirkan. Jangan sampai mereka (parpol-parpol pengusung) lolos. Itu akan berakibat pada berpotensinya peningkatan kembali laku korupsi di tubuh parlemen kita,” kata Rian menanggapi.

“Bro dan Sis, cuma PSI yang berani jamin calegnya 100 persen bukan dari mantan napi korupsi. Bro dan Sis bisa lihat datanya langsung, bebas menilai. serta menentukan pilihan dari sekarang. Salam Antikorupsi!” pungkasnya.

_____________

Baca juga:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi