Berharap PSI Hadir di Fraksi Baru DPR RI 2024

Berharap PSI Hadir di Fraksi Baru DPR RI 2024
©Giring

Bila pada 2024 nanti ada fraksi baru di DPR RI, saya berharap ada nama PSI hadir. Bukan apa-apa, partai anak muda ini trengginas. Ada cukup banyak bukti terkait bagaimana kelakuan PSI di DPRD Jakarta yang sering bikin pusing Gubernur Anies Baswedan.

Paling tidak, sejak ada Fraksi PSI di DKI Jakarta, oknum yang terbiasa korupsi tidak lagi leluasa bermain anggaran. Dan itu mudah dibuktikan. Googling saja dengan keyword ‘PSI walk out’, dijamin akan muncul banyak berita itu.

Salah satu aksi walk out yang dilakukan fraksi PSI adalah pada September 2019 sebagai bentuk aksi protes terhadap laporan P2APBD tahun 2019 yang tidak transparan.

Ingat kisah robot pemadam kebakaran milik DKI? Ya, ini adalah salah satu jenis anggaran yang dipertanyakan oleh fraksi partai anak muda itu. Ada temuan BPK dalam pembelian robot pemadam dengan jumlah sekitar Rp1,4 miliar dan Rp840 juta.

Kalau pada 2019 mereka melakukan walk out, pada 2020 PSI justru ditinggal walk out oleh seluruh fraksi yang ada. Aksi walk out itu terjadi saat PSI menyampaikan pandangannya. Alhasil, yang tersisa di ruang paripurna tinggal anggota Fraksi PSI dan pimpinan DPRD DKI.

Kisah seluruh fraksi walk out itu terjadi saat rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yang membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, Senin 14 Desember 2020

Alasannya, pada 27 November 2020, beredar rancangan anggaran RKT DPRD DKI Jakarta tahun 2021. Tak main-main, dalam rancangan itu, setiap anggota Dewan akan mendapat anggaran Rp8.383.791.000 dalam kurun waktu satu tahun.

Fraksi PSI menolak anggaran yang sangat menggiurkan itu karena alasan bahwa warga membutuhkan keteladanan dari wakil rakyat.

Baca juga:

Mereka berkilah, tidaklah elok jika hak-hak anggota DPRD mengalami kenaikan di saat pandemi COVID-19 terjadi sementara banyak orang sedang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan.

“Serius?”

Selain itu, di saat ini, di saat Anies sudah tidak lagi menjabat Gubernur, Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta ternyata masih terus meminta para pihak mengusut dugaan korupsi dana bansos Rp2,85 triliun yang mengakibatkan seribu ton beras membusuk di gudang Perumda Pasar Jaya.

“Yakin kalau masuk di DPR RI nanti mereka masih konsisten seperti itu?”

Dalam laman Twitternya, Giring Ganesha mencuitkan: “Integritas dan konsistensi kami di @psi_id adalah hal yang sangat menyebalkan bagi mereka di sana yang tidak inginkan kejujuran ada di Negeri ini. Anti Korupsi adalah roh kami di PSI, mari kita bongkar korupsi BTS”.

Ya, bahkan ketika ada dugaan banyak parpol terlilit duit 8 triliun BTS Kominfo dan maka tidak ada dari mereka berteriak agar perkara ini diusut tuntas, Ketua Umum PSI itu tidak, dia bersuara lantang.

Dia ingin perkara korupsi BTS ini dibongkar tuntas. Dia bicara tentang integritas dan konsistensi sebagai cermin kepatutan sebuah parpol.

Bila di DKI mereka mampu, kenapa mustahil saat mereka hadir di Senayan?

*Leonita_Lestari

Baca juga:
Warganet
Latest posts by Warganet (see all)