Bersama Anggota DPR/MPR RI, HMJ Hukum UIN Jogja Turut Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

Bersama Anggota DPR/MPR RI, HMJ Hukum UIN Jogja Turut Perkuat 4 Pilar Kebangsaan
Dr. H. Sukamta saat mengisi acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Minggu (1/4/2018)

Nalar PolitikMinggu, 1 April 2018, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bekerja sama dengan MPR RI, mengadakan seminar nasional sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Acara tersebut menghadirkan anggota Komisi I DPR RI Dr. H. Sukamta.

Dalam paparannya, pria kelahiran Klaten 51 tahun silam tersebut menekankan pentingnya memupuk kesadaran untuk menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI.

“Bagaimanapun caranya, pesan pendiri bangsa tentang pentingnya menjaga keutuhan tanah air harus kita wujudkan. Kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Karena itu, kita pantas sejajar dengan bangsa lainnya,” ujar Sukamta di hadapan ratusan peseta yang hadir dalam acara itu.

“Pemahaman 4 pilar kebangsaan ini penting diberikan kepada mahasiswa agar kalian mempu berpikir dan bertindak efektif. Sebab, dengan memahami betul nilai-nilai luhur bangsa, maka mahasiswa akan bijak apabila kelak suatu saat dipercaya menjadi pejabat publik,” sambungnya.

Antusiasme mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus UIN Sunan Kalijaga terhadap acara sosialisasi tersebut ternyata cukup tinggi. Terbukti satu jam sebelum acara dimulai, peserta yang mayoritas adalah civitas akademica kampus, tampak sudah banyak yang berkumpul di depan gedung Fakultas Sosial dan Humaniora (Fishum).

Bersama Anggota DPR/MPR RI, HMJ Hukum UIN Jogja Turut Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

Mereka yang biasanya menghabiskan waktu di hari Minggu dengan aktivitas atau kegiatan yang sifatnya santai, seolah rela menukarnya demi menghadiri acara tersebut.

4 Pilar Kebangsaan

Sejak acara baru dilangsungkan, Sukamta dengan sangat bersemangat menyampaikan poin-poin penting 4 pilar kebangsaan yang tak lain mencakup Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia juga menyinggung kasus-kasus yang dewasa ini seolah tanpa henti coba merongrong kesatuan bangsa. Dengan demikian, adalah merupakan tugas para pemuda pula untuk maju di garda terdepan kaitannya dengan menjaga keutuhan bangsa.

“Jika para penerus bangsa (pemuda) antusias dan menghayati betul Pancasila, saya yakin kemajuan bangsa ini di tahun-tahun mendatang bukanlah sebuah hal yang mustahil dicapai. Karena ini, mula-mula yang harus dipupuk dalam hati dan pikiran para pemuda ialah rasa nasionalisme yang tinggi dan siap bekerja keras,” harapnya.

Lebih dari itu, Sukamta juga mengingatkan agar segenap elemen masyarakat mawas diri. Jelang tahun politik 2019 di mana suhu perpolitikan tentu akan meninggi, keutuhan bangsa ini harus dijaga betul.

“Jangan sampai lengah. Sebab, jika ada sedikit saja celah, maka pihak-pihak yang rela menukar apa pun demi kepentingan mereka, akan dengan sangat cepat mengambil peluang tersebut,” pungkasnya. (ma)

___________________

Artikel Terkait: