Bila Ganjar Tak Maju, Persaingan Anies vs Prabowo Akan Ketat

Bila Ganjar Tak Maju, Persaingan Anies vs Prabowo Akan Ketat
©SMRC

Persaingan Anies vs Prabowo akan ketat bila Ganjar tak maju sebagai calon presiden 2024.

Nalar Politik – Ada tiga nama yang selalu berada di urutan 3 teratas dalam berbagai survei terkini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dari pandangan pemilih, mereka adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Berdasarkan popularitas, tingkat kedikenalan dan kedisukaan ketiganya berbeda-beda. Prabowo dan Anies dikenal luas oleh hampir semua pemilih (masing-masing 96 dan 86 persen) sementara Ganjar hanya 67 persen, tetapi kedisukaan publik pada Ganjar (86 persen) jauh melampaui capaian Prabowo yang cuma 71 persen dan Anies 74 persen.

“Secara psikologis, kognisi (pengetahuan) tentang calon adalah syarat dasar bagaimana pemilih memilih. Pemilih memilih calon A bisa karena hanya tahu A, tidak tahu calon yang lain. Bila pemilih tahu semua calon yang bersaing, yang menentukan bukan lagi ‘tahu’ tapi faktor lain, termasuk ‘suka’ pada calon. Kesukaan kemudian lebih menentukan dari sekadar tahu,” jelas SMRC dalam rilis survei nasional terbarunya (28/12).

Pada hari H nanti, asumsi SMRC, kemungkinan besar pemilih akan tahu ketiga nama itu. Bukan saja karena jumlah calon menjadi sedikit, tetapi juga sama-sama akan sudah melakukan sosialisasi yang masif.

“Dalam pengetahuan seorang pemilih seperti ini, siapa yang akan ia pilih sebagai presiden dari 3 nama tersebut dan kalau pilpres dilakukan waktu survei?”

Simulai semiterbuka 43 nama SMRC memperlihatkan, Ganjar mendapat dukungan terbesar 27,9 persen, jauh meninggalkan Prabowo yang hanya mencapai 15,1 persen dan Anies 14,7 persen.

Ketika jumlah calon dikurangi menjadi 15 nama, lagi-lagi nama Gubernur Jawa Tengah unggul dengan perolehan 32,2 persen, disusul Ketua Umum Partai Gerindra 17 persen dan Gubernur DKI Jakarta 16,3 persen.

“Ganjar sementara konsisten unggul dari Prabowo dan Anies di berbagai simulasi.”

Dari hasil simulasi SMRC itu, bisa disebutkan bahwa persaingan Anies vs Prabowo akan ketat bila Ganjar tak maju atau tidak dicalonkan sebagai calon presiden 2024.

Selain itu, keunggulan tajam Ganjar dalam simulai tersebut juga menunjukkan bahwa Ganjar lebih mampu menarik pemilih calon-calon selain Prabowo dan Anies.

Baca juga: