D

D

D

Sudikah kau untuk bersama mengarungi samudra
Di atas perahu yang kurakit dengan asa
berlayar ke mana pun angin menerpa
kelak kita selami palung mariana
yang terbentang lepas di kedalaman jiwa

berkenankah kau untuk bersama jelajahi semesta
kita terjang terik dan hujan di belantara rasa
esok pada ranting yang ramping kita bergayut
usah risau, tak ada badai yang terlalu lama jika dada telah lebih luas dari sabana

maukah kau untuk bersama mengudara
melangitkan doa, membumikan cinta
lalu kita dekap rembulan dan katakan bahwa cinta telah memerdekakan kita dari bumi prahara

Tegal, 2024

Insomnia

Hingga subuh tiba
aku masih terjaga
kutelan bermacam gejala
yang menusuk kepala
yang sesakan dada
dan semua tentangmu, nona
hari ke hari tak jua reda

2024

Panggilan dialihkan

Aku memanggilmu
Di antara riuh rendah kalbu
aku memanggilmu
di tengah teramat jauh hadirmu
aku memanggilmu
menggigilku dihujani rindu
aku memanggilmu
walau yang lain selainmu beraneka rupa di sisiku
aku memanggilmu
telah habis suaraku

aku memanggilmu
maaf panggilan sedang dialihkan,
katamu 

2024

Kemarau

Sumur mengering, sukma mengerang
Semua tentangmu di hati meradang

satu per satu tanya di telinga mengiang:
apakah salah mengulang segala yang telah usang?
agustus 2023 adalah kita: kering kerontang tak terbasuh sejuknya jumpa

pada celcius yang hampir empat puluh
rindu dan peluh mengumbah keruh
pada kemarau yang tak kunjung pulang
tak apa, nona
biar kutelan panas terik pengharapan

Tegal, 2023 

Kelak

kelak bila kau berlabuh
dan bukan aku dermaga akhirmu
kuharap masih kau kenang sampan yang dulu bertekad mengantar langkahmu
meski kerap kali kau acuh

lusa misal kau bertengger
dan bukan aku dahan itu
Kuharap selalu kau ingat tangkai yang berhasrat menopang pucukmu
meski kerap tak kau butuh

kelak bila kau lelah mengayuh
namun tak kunjung sampai ke tuju
Ingatlah aku,
yang bercita membersamaimu menuju.
Meski kerap kau ragu

2024

Zidny Hidayat
Latest posts by Zidny Hidayat (see all)