Daun Kering

Daun Kering
©Nn

Daun kering mengetuk pintu. Aku membukanya dan
Ia menyapa, “Anak muda, musim bunga belum tiba.”

Kemudian ia menghilang di udara.
Aku berdiam diri.

Pintu terbuka. Kabar duka datang dan pergi.
Sebab pandemi ini serupa daun kering, di mana-mana gugur
Bagai berderai…

Hampa dan Kacau

Daun-daun kering menepi
Di depan pintu rumah
Alam hari-hari kabut, malam memagut jendela
Hampa dan kacau
Gairah tercemar di sudut rumah

Balada Hidup

/1/

Balada hidup melanda hidupku
Badai dari Wuhan ribuan burung gagak
Requiem di berbagai benua
Kesedihan hidup yang fana

/2/

Aku hidup di antara
Pintu terbuka dan tertutup
Fajar yang dingin senja yang temaram
Malam terlampau panjang di sini

/3/

Gereja seperti tak berpintu
Semua alamat rindu adalah anonim
Aku tahu hidup adalah riwayat di luar rumah
Ziarah gugur daun irama detak waktu

/4/

Balada hidup adalah cita-cita, bukan dukacita
Bertahan pada pasang-surut
Supaya nanti berlabuh dan nyalakan mercusuar
Jika harus gugur, kehilangan nyawa demi suatu keluhuran:
PERTUMBUHAN

Edy Soge