Dikritik Rian Ernest soal OTT, Zulkifli Hasan Tak Berkutik

Dikritik Rian Ernest soal OTT, Zulkifli Hasan Tak Berkutik
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest

Nalar PolitikPolitikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest kembali menunjukkan taringnya melawan pejabat negara yang tidak becus. Kali ini, ia layangkan kritik ke Ketua MPR RI Zulkifli Hasan soal pernyataannya yang bernada menolak Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

“Karena KPK lawan extraordinary crime, OTT layak dilakukan. Rakyat dukung. Masalahnya apa?” cuit Rian melalui akun Twitter-nya @rianernesto, Selasa (20/2/2018).

Sebelumnya, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta ini juga layangkan kritik atas tindakan anggota DPR RI yang kontroversial. Ia menilai Revisi UU MD3 sarat kepentingan politik dan ambigu.

Dan hari ini, upaya yang sama kembali Rian perlihatkan. Pernyataan Zulkifli Hasan yang menanggapi soal maraknya OTT KPK per tahun 2017 itu dinilai Rian sebagai wujud ketidakbecusan Ketua MPR RI memahami UU Tipikor.

“Kok Bapak jadi takut akhir-akhir ini? Mengapa, Pak? UU Tipikor mohon dibaca lagi,” tambahnya.

Seperti diketahui, Zulkifli yang juga merupakan Ketua Umum PAN itu menampilkan kekhawatirannya di pelbagai media online. Ia khawatir jika OTT KPK terus gencar, maka kepala daerah dan pejabat negara bisa habis jadi tahanan.

“KPK baru-baru ini melakukan OTT terhadap enam kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota, hanya dalam waktu dua pekan,” terang Zulkifli dalam acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat: Penguatan Kejaksaan dalam Sistem Ketatanegaraan di Indoneisia yang berlangsung di Unhas, Makassar, Senin (9/10/2017).

Bahkan, sekelas Ketua DPD RI Irman Gusman saja sudah korban. Hari ini, giliran Ketua DPR RI Setya Novanto yang terancam kena kasus yang sama. Inilah yang membuat Zulkifli khawatir berat.

“Tinggal Ketua MPR RI. Lama-lama saya takut juga,” lanjutnya.

Ketakutan Zulkifli inilah yang Rian respons dengan tegas. Karena, menurutnya, untuk melawan korupsi busuk di republik ini, maka cara-cara yang luar biasa harus dicanangkan. Salah satunya dengan OTT KPK.

“Kalaupun semua kepala daerah ditangkap, ribuan anak muda siap gantikan mereka, yang syahwat malingnya tak tertahankan!” tegas Caleg PSI Dapil DKI Jakarta ini.

Meski Zulkifli menjawab pertanyaan Rian dengan lampiran berita Detik.com, tetapi isi balasannya sama sekali tak menjawab keresahan Rian. Zulkifli tak berkutik.

“Saya sudah baca artikel berita @detikcom tersebut. Dan tetap tidak menjawab keheranan saya atas tanggapan Bapak di @TirtoID,” balas Rian kembali.

Hal senada juga diutarakan Saidiman Ahmad. Baginya, jawaban Zulkifli tak memberi arti apa-apa atas kritikan yang Rian layangkan alias tidak nyambung.

“Berita yang Pak @ZUL_Hasan posting itu tidak menjawab apa-apa soal pernyataan bapak di media-media tentang pejabat akan habis jika OTT KPK terus jalan,”  timpalnya.

___________________

Artikel Terkait:
Redaksi NP
Reporter Nalar Politik