Dituding Kembali Terlibat Korupsi e-KTP, Anas Urbaningrum: Hoax yang Biadab

Dituding Kembali Terlibat Korupsi e-KTP, Anas Urbaningrum: Hoax yang Biadab
Anas Urbaningrum dan Setya Novanto dalam lanjutan sidang korupsi e-KTP | Antara Foto

Nalar PolitikMantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengklarifikasi perihal tudingan orang-orang terkait keterlibatan dirinya dalam kasus korupsi megaproyek e-KTP. Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut merupakan hoax yang biadab.

“Tadi pagi saya dipanggil Kalapas. Rupanya ada wartawan yang ingin wawancara, termasuk urusan e-KTP. Rupanya habis dapat fitnah Pertemuan Sukamiskin, saya dapat fitnah lagi urusan proyek e-KTP. Hoax yang biadab,” terangnya via @anasurbaningrum.

Dijelaskan pula bahwa sebelumnya ia disebut mendapat uang proyek e-KTP lewat orang lain. Dan kali ini, dirinya disebut kembali menerima uang langsung di ruang Ketua Fraksi Partai Demokrat.

“Hoax dan tidak konsisten. Kali ini jumlahnya lebih fantastis dan diantar langsung oleh Andi Narogong kepada saya di ruang Ketua Fraksi.”

Sama dengan fitnah Pertemuan Sukamiskin, menurut Anas, tidak sulit membuktikan cerita itu hoax atau fakta.

“Saat serangan fitnah itu ditembakkan kepada saya, sang juru fitnah juga terang-terangan membela pihak lain. Tapi saya tidak ingin mengaitkannya.”

Ia pun menegaskan kembali bahwa dirinya tidak mengenal Andi Narogong. Tidak pernah bertemu dan tidak pernah menerima uang apa pun, baik langsung atau melalui orang lain.

“Jadi, sudahlah. Hoax dan fitnah jangan diproduksi terus. Apa lagi yang kurang? Hukum harus ditegakkan bersama keadilan. Harus dijauhkan dari hoax dan fitnah.”

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi
    Share!