Doa untuk Rinduku

Doa untuk Rinduku
©Bernas

Rinduku …

Kau membisikkan kabar duka kepadaku
Aku hanya bisa diam, tersedu
Dan bibirku hanya bisa
Melapaskan untaian doa
Dengan rasa luka

Rinduku …

Hidup adalah perjalanan menuju batas
Habis sudah batas waktumu
Kini tiba kau menghadap sang waktu
Doaku

Rindu, Apa Dosaku?

Rinduku …

Ketika aku butuh seseorang
mendampingi sedihku kala itu
Tanpa ada kata, kau malah hilang,
Ke mana dirimu?

Aku berharap kau yang menyampaku
Baik bahagia maupun duka
Ternyata aku telah tertipu
Hatiku tertusuk rindu binasa

Rinduku…

Saat kau luka, aku masih setia bersamamu
Ketika aku di pinggir jurang  kesendirian dan kesedihan
Kau malah mencampakkan aku
Apa dosaku?

Terhempas

Rinduku…

Aku tenggelam dalam kesedihan
Di luar sana kau tertawa dengan kebahagiaan
Kau telah merampas tidurku, akalku
Lalu kau hempas cintaku di bawah kakimu

Rinduku…

Tampaknya, engkau memang tidak kasihan padaku
Benarlah kata semesta;
“Mereka yang berada dalam kecukupan”
“Tidak akan dapat merasakan kesedihan di tengah penderitaan”

Melawan Takdir

Rinduku…

Saban malam aku membacakan
Berbagai untaian puisi di hadapanmu
Kau tersenyum, aku pun tertawan
Akalku beku melihat kesenanganmu

Rinduku… Asalkan kau tahu

Aku bukan laki-laki penghibur
Aku manusia yang diutus Tuhan
Untuk menghapus hati yang hancur
Meskipun cintaku sering kali tak kau indahkan

Rinduku…

Aku tetap bertahan untuk melawan
Gelapnya rindu yang tak terbalaskan
Aku manusia yang hadir
Untuk melawan hadirnya takdir

Terlelaplah Rindu

Rinduku…

Malam ini masih panjang
Apa kau sudah tidak menginginkan malam datang bersamaku?
Jika memang begitu
Terlelaplah rindu

Biarkan angin malam ini saja
Yang seperti semula menemani
Untuk mendengarkan kesedihan dan luka
Yang sedang membakar dada

Selamat malam rindu…

Mahadir Mohammed
Latest posts by Mahadir Mohammed (see all)