Elektabilitas Cawapres, Mahfud MD dan Sri Mulyani Konsistensi 5 Besar

Elektabilitas Cawapres, Mahfud MD dan Sri Mulyani Konsistensi 5 Besar Berdasar Penilaian 3 Strata Masyarakat
CEO Riset SMRC saat menyajikan rilis survei SMRC di Jakarta, Kamis (5/7/2018) | Foto: Enky Gustafitriaji

Nalar PolitikDalam survei elektabilitas cawapres yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), nama Mahfud MD dan Sri Mulyani konsistensi masuk 5 besar. Semuanya berdasar penilaian dari 3 strata masyarakat yang jadi responden, yakni elite, opinion leader, dan massa pemilih nasional.

Hal tersebut disampaikan CEO Riset SMRC, Djayadi Hanan, saat menyajikan hasil penelitian SMRC tentang Calon Wakil Presiden: Penilaian Elite, Opinion Leader, dan Massa Pemilih Nasional di Jakarta hari ini, Kamis (5/7/2018).

“Mahfud MD dan Sri Mulyani Indrawati konsistensi masuk dalam 5 besar dari penilaian 3 strata masyarakat tersebut,” terangnya.

Elite yang dimaksud dalam penelitian SMRC ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai sangat tahu informasi yang beredar di kalangan terbatas. Mereka terdiri dari politisi, teknorat senior, intelektual nasional dengan reputasi luas, dan pengusaha yang masuk kelompok papan atas (masuk dalam 50 orang terkaya). Total elite yang menjadi responden berjumlah 12 orang.

Adapun opinion leader adalah orang-orang yang banyak ikut bersuara dan membentuk pendapat publik. Di antaranya adalah pengamat, intelektual, atau peneliti yang biasa terekspos ke media massa, dan para pimpinan redaksi media massa. Total narasumber berjumlah 93 orang.

Sementara massa pemilih nasional, yakni semua warga negara Indonesia yang punya hak pilih. Mereka dipilih secara random (survei nasional). Total responden berjumlah 2206 orang.

5 Kriteria Kualitas Personal

Terdapat 5 kriteria kualitas personal yang jadi tolok ukur dalam penelitian SMRC ini. 5 kriteria tersebut adalah integritas, kapabilitas, empati, akseptabilitas, dan kontinuitas.

Integritas adalah bisa dipercaya, amanah, bersih dari cacat hukum, dari perbuatan tercela (moral). Kapabilitas berarti memahami masalah, tahu yang terbaik dan harus dilakukan, mampu memimpin. Empati berarti bisa memahami kondisi dan bersimpati pada rakyat yang kurang beruntung.

Sedangkan akseptabilitas berarti bisa diterima oleh berbagai kelompok masyarakat yang beragam, dipercaya bisa menjembatani berbagai kepentingan kelompok. Terakhir, kontinuitas berarti positif terhadap program dan kebijakan pemerintah sekarang yang dinilai positif dan bertekad untuk mendukung dan melanjutkannya.

“Baik elite, opinion leader, maupun massa pemilih nasional, semuanya berpendapat integritas adalah kualitas personal yang sangat penting dalam menilai tokoh. Setelah itu, secara berurutan, adalah kapabilitas, empati, akseptabilitas, dan kontinuitas.”

Konsistensi 5 Besar

Adapun sejumlah tokoh yang dinilai oleh elite, opinion leader, dan massa pemilih nasional dalam survei elektabilitas cawapres ini dipilih berdasarkan informasi yang berkembang di media massa dan informasi awal dari elite dan opinion leader. Mereka ditentukan sebelum penelitian SMRC ini diselenggarakan pada akhir Mei 2018.

Di antara mereka, yakni Agus Harimurti Yudhoyono, Ahmad Heryawan, Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Gatot Nurmantyo, Grace Natalie, dan Joko Widodo (Jokowi).

Nama-nama tokoh lainnya adalah M Romahurmuziy, M Sohibul Iman, Yusril Ihza Mahendra, Zainul Majdi, Jusuf Kalla, Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, dan Puan Maharani. Ada juga Said Aqil Siradj, Sri Mulyani, Syafruddin, dan Zulkifli Hasan.

“Dari sekian banyak tokoh yang dinilai berdasarkan 5 kriteria kualitas personal, elite menilai Jokowi adalah tokoh dengan skor rata-rata paling tinggi. Setelah Jokowi adalah Jusuf Kalla. 5 besarnya adalah Mahfud MD, Airlangga Hartanto, Chairul Tanjung, Sri Mulyani, dan Said Aqil Siraj.”

Sementara di opinion leader, lagi-lagi nama Jokowi menempati posisi teratas, menyusul Jusuf Kalla. 5 besarnya adalah Mahfud MD, Sri Mulyani, Said Aqil Siraj, Airlangga Hartarto, dan Zainul Majdi.

Terakhir, berdasarkan massa pemilih nasional (secara akseptabilitas), Jokowi kembali menjadi tokoh paling disukai. Dan, di luar Jusuf Kalla Prabowo, ada nama Gatot Nurmantyo, Sri  Mulyani, Mahfud MD, Zainul Majdi, dan Anies Baswedan.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa di luar Jokowi, Jusuf Kalla, dan Prabowo Subianto, nama Mahfud MD dan Sri Mulyani konsistensi masuk daftar 5 besar dalam survei elektabilitas cawapres versi SMRC.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi
    Share!