Elohim

Elohim
©Henokh

Elohim…

Lidahku lebam membiru
Jiwaku berlabuh di tengah hati yang keruh
Bila aku terdesak, pulanglah ke baitMu
Sebab aku terlampau sesak menghirupMu

Rindu dan dusta sedang kususun
Berharap napasmu melenguh pertanda kabung
Pijakanku tak lagi satu jalanku tergenang di atas sembilu

Napasku beterbangan di matamu,
Dengan sayap-sayap yang rapuh
Dari kidung hati yang keruh
Biarkan aku pergi, tuk temui hati terjanji,
Di puncak-puncak mimpi

Elohim II

Elohim…

Sejak subuh engkau menceramahi aku dengan kitabMu
Diapiti hangat temaram yang menyejukkan mata

Sejak subuh, kidungMu melawatku dengan merdu
Aku mendengarnya sambil tersipu, dan malu
Kau dermakan rahmatMu
Pada diriku yang berlimpah dosa

Sejak subuh, Engkau mencemaskanku
Bahwa aku terlalu jauh untuk direngkuh

Barangkali, setiap subuh Engkau mengucurkan diri
Demi aku yang terus menghindariMu
Sebab aku mulai lupa, siapa kepunyaanku

Elohim III

Elohim….

Dari sunyi, aku menimangMu dengan ragu
Dari sesal, aku mengkhianatiMu dengan rindu

Aku terhenyak dalam jutaan kesuraman
Sembari berkilah sengit dalam baitMu

Kuselipkan jarak untuk menafkahiMu
Kuhiasi waktu merenungi janjiMu

Segala arah tak lagi kujamah
Tubuhku berkelindan dalam takdirMu

Tatap saja aku ini dari jauh
Lekas aku sendiri yang mencariMu
Hingga sayupku tak pernah terdengar di telingaMu…

Latest posts by Aris Kapu (see all)