Forum Libertarian Yogyakarta TIDAK TERKAIT dengan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga

Forum Libertarian Yogyakarta
Pengurus Forum Libertarian Indonesia (Indeks)

Forum Libertarian Indonesia, dan semua elemen di bawahnya, termasuk Forum Libertarian Yogyakarta, tidak ada keterkaitan organisasi sama sekali dengan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga.

Nalar WargaTerkait dengan aksi May Day 2018 yang berakhir ricuh di Yogyakarta, saya, Nanang Sunandar, Direktur Eksekutif Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Indeks), merasa perlu menanggapi sebagai berikut:

Pertama, keprihatinan yang mendalam atas terganggunya kenyamanan masyarakat Yogyakarta akibat kericuhan yang dilakukan oleh individu dan atau kelompok yang tidak bertanggung jawab dalam aksi May Day 2018 di Yogyakarta.

Kedua, Forum Libertarian Indonesia, dan semua elemen di bawahnya, termasuk Forum Libertarian Yogyakarta, tidak ada keterkaitan organisasi sama sekali dengan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga.

Forum Libertarian Indonesia adalah kelompok kajian etika politik kebebasan di bawah organisasi Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial, sebuah lembaga swadaya masyarakat berbadan hukum yang mendukung:

  1. Kebebasan sipil dan politik untuk peningkatan kualitas demokrasi.
  2. Kebebasan ekonomi untuk peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat.
  3. Supremasi hukum dan pelaksanaan pemerintahan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Ketiga, meskipun sama-sama menggunakan istilah “libertarian”, Forum Libertarian Indonesia menggunakan konsep “libertarian” yang secara filosofis bertolak belakang dengan istilah “libertarian” yang digunakan oleh Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga.

Forum Libertarian Indonesia berpijak pada prinsip kebebasan yang bertanggung jawab, perdamaian (non-agresi), dan toleransi atas kebinekaan Indonesia. Kami, Forum Libertarian Indonesia, justru mempertanyakan rujukan konsep “libertarian” yang digunakan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga yang bukan saja sangat tidak libertarian, tetapi justru mendekati filosofi anarkisme kiri yang antinegara.

Untuk memperjelas perbedaan ini, sebagai contoh, organisasi teroris seperti ISIS menggunakan nama “Islamic State”. Tetapi, penggunaan kata “Islam” dalam nama ISIS tidak berarti bahwa seluruh pemeluk agama Islam mendukung kekerasan seperti yang dilakukan teroris ISIS.

Lihat juga: Kebebasan, Demokrasi, dan Kesejahteraan Masyarakat

Keempat, perbedaan filosofi antara Forum Libertarian Indonesia dan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga juga berimplikasi pada perbedaan pada tingkat praktis. Antara Forum Libertarian Indonesia dan Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga sangat berbeda dalam menyikapi isu-isu politik dan ekonomi, termasuk dalam isu perburuhan.

Forum Libertarian Indonesia mendukung kebebasan individu yang bertanggung jawab berdasarkan prinsip pengendalian diri, supremasi hukum dalam kerangka limited government, dan kebebasan ekonomi bagi setiap warga negara untuk melakukan aktivitas ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.

Dalam konteks isu perburuhan, sikap Forum Libertarian Indonesia dan seluruh elemen di bawahnya, termasuk Forum Libertarian Yogyakarta, bertolak belakang dengan Federasi Mahasiswa Libertarian Yogyakarta.

Kelima, segala pengaitan antara kericuhan dalam aksi May Day 2018 di Yogyakarta atau di wilayah mana pun dengan Forum Libertarian Indonesia adalah bentuk kesesatan yang menyesatkan.

Juga, pengaitan antara Federasi Mahasiswa Libertarian Salatiga yang mendukung aksi May Day dengan Forum Libertarian Indonesia dan Forum Libertarian Yogyakarta sebagai elemennya di Yogyakarta adalah bentuk pembodohan publik. Bahkan ini mengarah pada fitnah dan pencemaran nama baik Forum Libertarian Indonesia, berpotensi menyulut kebencian dan mengakibatkan disintegrasi sosial dan konflik.

Keenam, kericuhan yang terjadi di Yogyakarta agar diselesaikan melalui proses hukum yang menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia.

Demikian tanggapan saya agar bisa dipahami dengan baik.

*Nanang Sunandar

___________________

Artikel Terkait:
Warganet
Latest posts by Warganet (see all)