Guru Honorer Tak Digaji, Penyelenggaraan Pendidikan di Sulbar Gagal

Guru Honorer Tak Digaji, Penyelenggaraan Pendidikan di Sulbar Gagal
Aksi Guru | IST

Nalar PolitikBersama Aliansi Gerakan Cinta Guru, Hairil Amri terus menuntut penyelesaian masalah guru honorer di wilayah Sulawesi Barat. Masalah terbesarnya adalah tidak digajinya guru honorer di Sulbar yang hari ini sudah masuk bulan ke-8.

“Muara persoalan adalah tidak terbayarkannya gaji Guru Tidak Tetap (honorer) dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) di Sulbar selama 7 bulan. Hari ini hampir masuk bulan ke-8,” terang Hairil Amri selaku Koordinator Umum Alainsi Gerakan Cinta Guru.

Hal ini yang kemudian memicu aksi kembali Aliansi Gerakan Cinta Guru di Sulbar. Mereka tampak tidak akan melepas tuntutan mereka selama hak-hak para pendidik di Sulbar tidak juga tuntas.

Hairil Amri, yang juga merupakan Ketua Umum Ikama Sulbar Yogyakarta, menyoal SK Gubernur yang sampai hari ini pun tidak keluar. Padahal, SK Gubernur adalah legal standing, dasar dari keberadaan GTT/PTT di Sulbar.

“Di UU Guru dan Dosen, disebutkan bahwa Gubernur wajib membuat SK sebagai penyelenggara pendidikan. Tetapi yang terjadi, Gubernur Sulbar abai. Ia tidak patuh pada UU negeri ini. Pemerintah Sulbar gagal menyelenggarakan pendidikan,” tegasnya.

Belum lagi soal transparansi. Pemerintah Sulbar sama sekali tidak transparan untuk perkara gaji guru honorer ini.

“Mestinya dari bulan 1 itu terbayarkan. Ada info dari Komisi V DPRD Sulbar, anggaran tersebut sudah disahkan, diketuk. Tapi toh tetap tak ada wujud nyatanya. Ini apa maksudnya?”

Dinas terkait dinilai tidak memegang komitmen. Yang katanya tidak akan mengintimidasi guru honorer, tetapi tetap saja tidak diindahkan.

“Di beberapa daerah, terjadi intimidasi terhadap guru honorer dan pegawai tidak tetap. Padahal sebelumnya sudah berjanji tidak akan melakukan itu. Hal ini pun yang memicu kami turun aksi kembali,” lanjut Hairil Amri.

“Pokoknya, sampai masalah ini kelar, baru kami lepaskan. Ini kewajiban moral kami selaku orang terpelajar,” sambungnya.

_____________

Baca juga: