Intelektual Muda dan Membangun Politik yang Sehat

Sebenarnya, di sinilah problemnya. Ada oposisi yang tidak sehat, pengkotak-kotakan yang salah kaprah, serta nada kekeliruan yang sedari awal sudah menuntut pada kesesatan berpikir, bahkan secara linier sekalipun.

Peran intelektual muda sering kali terabaikan hanya karena anggapan kurang ini kurang itu. Padahal, hanya pemudalah yang secara kolektif dapat mengiringi setiap kebijakan politik yang boleh jadi sangat jauh dari nilai keberpihakan dan kepentingan terhadap rakyat.

Jadi, demo itu penting. Bukan hanya untuk menghadang kebijakan brutal pemerintah, tetapi juga dapat kita jadikan satu pertimbangan dengan memikirkan kembali apakah kebijakan itu layak pemerintah teruskan atau tidak.

Tidak hanya itu, peran pemuda juga sudah seharusnya menjadi pertimbangan penting bagi roda perpolitikan kita. Mereka masih murni. Cara berpikir mereka masih sangat sehat. Dan, yang lebih penting, mereka mengerti di mana letak kebusukan politik di tengah kesadaran para politisi dengan sikap kepura-puraanya yang menggelikan.

Membangun politik yang sehat sebenarnya bukan bermula dari bagaimana mengubah keadaan yang sudah sebegitu telanjur buruk. Tetapi melalui pemudalah hal ini dapat kita mulai.

Para intelektual muda, entah ia seorang aktivis mahasiswa atau aktivis organisasi lainnya, sebenarnya lebih memiliki kepekaan terhadap kondisi ketimpangan sosial dan politik yang ada. Mereka dapat kita anggap jauh dari sikap pragmatis dan mencari untungnya sendiri.

Bukan sesuatu yang tidak mungkin jika pemuda dapat berperan lebih aktif dan lebih baik dari mereka yang sudah telanjur orang anggap mapan segala-galanya. Memotong generasi itu tidak mungkin. Tetapi regenerasi dan kebutuhan akan pemuda yang kreatif, berjiwa tinggi dan semangat yang berapi-api, adalah sesuatu yang kita butuhkan bagi bangsa ini.

Politik sebenarnya bukan soal siapa dan kapasitas apa yang ia miliki. Tetapi lebih pada sikap individu yang memiliki semangat dan integritas yang tinggi bagi pemenuhan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan rakyat.

Karena itu, tidak ada yang lebih ideal dari politik kecuali bagaimana ia dapat kita proyeksikan untuk kepentingan rakyat. Dan, tentu saja, di atas semua itu, pemudalah yang layak diapresiasi dan mendapatkan posisi yang sesungguhnya di area politik kita.

    Rohmatul Izad
    Latest posts by Rohmatul Izad (see all)