IPMAJU Adakan Lomba Esai, Andi Zulfahmi: Kami Ingin Bangun Daerah dengan Gagasan

IPMAJU Adakan Lomba Esai, Andi Zulfahmi: Kami Ingin Bangun Daerah dengan Gagasan
Andi Zulfahmi Hermawan, Ketua Umum IPMAJU Jogjakarta Periode 2016-2018

Nalar PolitikSalah satu tujuan utama diadakannya Lomba Esai bertema Kiprah Mahasiswa & Peran Organisasi Daerah adalah sebagai ajang bangun daerah melalui gagasan. Hal tersebut ditegaskan Andi Zulfahmi Hermawan, Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Mamuju (IPMAJU) Jogjakarta Periode 2016-2018.

“Ini ruang yang tepat. Selaku pihak penyelenggara, kami (IPMAJU) sadar bahwa sumbangsih ke arah pembangunan itu mesti diawali melalui ide. Dengan lomba esai, kami memulainya. Kami ingin bangun daerah dengan gagasan,” terang Zul, sapaan akrab Ketua IPMAJU di Yogyakarta, Senin (6/11/2017).

Kesadaran yang sama juga sangat diharapkan Zul dapat tumbuh dalam diri tiap-tiap mahasiswa. Terutama yang tengah menempuh studi di Kota Pendidikan Yogyakarta, Zul memantik mereka untuk bisa terlibat-serta secara bersama-sama.

“Tiap mahasiswa, apalagi yang bergelut di organda (organisasi daerah), mesti tunjukkan kontribusi riilnya bagi daerah. Jika tak bisa dengan terjun langsung ke lapangan, setidaknya itu dimulai melalui sumbangan ide. Nah, di lomba esai inilah ruangnya,” tambah mahasiswa yang menempuh studi hukum di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini.

Sementara, tujuan lain yang menurut Zul juga jadi pokok utama penyelenggaraan lomba esai IPMAJU ini adalah bagaimana mahasiswa mampu memahami peran dan gerak organisasi kedaerahannya. Upaya ini pun, lanjut Zul, jadi momentum pembentukan karakter kritis mahasiswa selaku agen perubahan bangsa.

“Itu penting. Karenanya, saya secara pribadi berharap seluruh aktivis organda di Yogyakarta bisa terlibat. Di samping mempererat hubungan antar-organda, ajang ini harus mampu jadi momentum mengaktualkan apa yang sudah kita pahami selama berproses sebagai mahasiswa,” harap Zul.

Lomba esai ini sendiri telah berlangsung sejak tanggal 13 Oktober 2017. Sudah ada puluhan penyumbang ide yang gagasan-gagasan tertulisnya telah terbit di Nalar Politik. Adapun batas pengumpulan naskahnya akan berakhir pada 10 November 2017 mendatang.

“Ide jangan diendap sendiri saja. Mari terlibat. Kita bangun daerah bersama-bersama. Sumbangsih gagasan-gagasan brillian kalian sangat diharapkan,” pungkasnya mengimbau kepada semua.

___________________

Artikel Terkait: