Islam Kaku Tidak Laku

Islam Kaku Tidak Laku
Foto: islami.co

Nalar WargaFenomena Islam Kaku bukan hanya terjadi di Indonesia dan hanya terjadi akhir-akhir ini saja. Kelompok ini sudah terjadi sejak lama dan ada di berbagai negara.

Di Indonesia juga sudah terjadi sejak lama, bukan hanya pasca tumbangnya Pak Harto saja.

Tetapi, sejarah mencatat bahwa kelompok Islam Kaku ini selalu tidak laku di pasar dan karena itu selalu gagal berkembang-biak. Karena tidak laku itulah mereka kemudian menggunakan cara-cara kekerasan, intoleransi, intimidasi, dan “teror teologis” kepada masyarakat agar mereka takut dan menjadi pengikut kelompok ini.

Tentu saja ada banyak faktor yang menyebabkan Islam Kaku itu susah laku, antara lain karena watak masyarakat itu lebih menyukai sesuatu yang elastis dan fleksibel ketimbang yang kaku-njeku kayak tiang listrik yang direndem di kulkas. Bukankah memang lebih enak sesuatu yang mulur-mengkeret daripada yang ngaceng-metenteng kayak tiang jemuran?

Apakah Islam Kaku itu? Silakan baca sendiri di kolom terbaruku di Deutsche Welle. Selalu ingat pesanku: “Budayakan membaca terlebih dahulu sebelum nyerocos komen kayak ustad kesurupan.”

*Sumanto Al Qurtuby

___________________

Artikel Terkait: