Isyana Bagoes Oka: Kejahatan Israel Harus Dihentikan

Isyana Bagoes Oka: Kejahatan Israel Harus Dihentikan
Juru Bicara PSI, Isyana Bagoes Oka (Foto: @psi.or.id)

Nalar Politik – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta pemerintah Indonesia untuk terlibat aktif menghentikan kejahatan Israel yang bantai warga Palestina di Jalur Gaza. Hal itu PSI melalui juru bicaranya, Isyana Bagoes Oka.

“Pembantaian yang berlangsung secara terang-terangan di depan mata dunia ini tidak bisa dibiarkan. Indonesia harus memainkan peran untuk menghentikannya,” ujar Isyana, Jumat (18/5/2018).

Hingga hari ini, tercatat sudah ada 60 warga sipil Palestina yang meninggal dunia. Ribuan lainnya mengalami luka berat oleh kejahatan Israel di Jalur Gaza.

Diberitakan, warga sipil dibantai habis-habisan saat melakukan aksi protes atas pemindahan kantor kedutaan besar Amerika Serikat dari Jerusalem ke Tel Aviv. Tindakan itu dilakukan tepat pada peringatan 70 Tahun Pembantaian Nakba.

“Apa yang dilakukan Israel sungguh menakutkan. Dan ini akan terus mereka lakukan seandainya dunia mendiamkannya,” lanjut Isyana.

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pemindahan kedutaan besarnya ke Jerusalem pun PSI kecam.

“Pemerintah Amerika selayaknya bisa mengantisipasi bahwa langkah tersebut akan menyulut kemarahan rakyat Palestina yang berujung pada aksi pembantaian ini. Dan kini pemerintah AS hanya diam menyaksikan tragedi kemanusiaan yang diakibatkan oleh kebijakan mereka,” sesalnya.

Pemerintah Indonesia sendiri, lanjut Isyana, sudah menampakkan sikap positif. Hingga hari ini, Indonesia tampak konsisten dengan komitmennya untuk membela Palestina yang tertindas oleh kejahatan Israel.

“Kini saatnya Persiden Jokowi kembali menyatakan pada dunia sikap Indonesia yang secara tegas akan mengutuk setiap bentuk kebiadaban Israel,” imbau Isyana.

“Indonesia perlu mendukung sikap PBB dan negara-negara yang sudah secara jelas mengecam Israel. Kejahatan kemanusiaan ini harus dihentikan,” pungkasnya.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi
    Share!