Jokowi Hebat! Kebakaran Hutan Turun 98 Persen

Jokowi Hebat! Kebakaran Hutan Turun 98 Persen
Presiden Jokowi meninjau kebakaran hutan di Banjarbaru, Kalsel (Foto: Antara)

Nalar PolitikPresiden Jokowi tampak begitu bersyukur melihat kondisi negeri ini yang mengalami perubahan besar dari tahun ke tahun. Salah satu perubahan tersebut, yakni berkurangnya angka kebakaran hutan.

“Alhamdulillah, tahun ini kita merasakan perubahan besar. Luas areal kebakaran hutan dan lahan menurun 98 persen dibandingkan kebakaran hutan dan lahan terbesar tahun 2015,” ujar Jokowi melalui Fanpage Facebook-nya, Minggu (12/11/2017).

Bahkan, lanjut Jokowi, jumlah titik panas tahun ini pun menurun drastis, yakni mencapai 99 persen dibandingkan dua tahun belakangan ini.

Menurutnya, perubahan tersebut terjadi karena adanya sanksi tegas kepada para pelaku perusak lingkungan. Sanksi-sanksi tersebut berupa sanksi administrasi, perdata, hingga pidana.

“Sembari membenahi sistem mengantisipasi kebakaran, pemerintah juga menegakkan hukum yang tegas kepada pelaku perusakan lingkungan hidup itu,” ujarnya kembali.

Sebagai warga negara Indonesia, tentu rasa syukur yang sama patut terucap pula. Apalagi diketahui bahwa bertahun-tahun Indonesia telah dihadapkan pada kebarakan hutan dan lahan-lahan, seperti di Sumatera dan Kalimantan.

“Kegiatan ekonomi terhenti, masyarakat sampai ke negeri tetangga terpapar asap yang berbahaya, dan lingkungan hidup kita rusak,” terang Jokowi memaparkan efek negatif dari kebakaran hutan ini.

Tonton videonya di sini:

Hutan Kita

Bertahun-tahun kita dihadapkan pada kebakaran hutan dan lahan-lahan di Sumatera dan Kalimantan. Kegiatan ekonomi terhenti, masyarakat sampai ke negeri tetangga terpapar asap yang berbahaya, dan lingkungan hidup kita rusak.Sembari membenahi sistem mengantisipasi kebakaran, pemerintah juga menegakkan hukum yang tegas kepada pelaku perusakan lingkungan hidup itu berupa sanksi administrasi, perdata sampai pidana.Alhamdulillah, tahun ini kita merasakan perubahan besar: luas areal kebakaran hutan dan lahan menurun 98 persen dibandingkan kebakaran hutan dan lahan terbesar tahun 2015. Bahkan jumlah titik panas tahun ini turun drastis hingga 99 persen dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016.

Dikirim oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 11 November 2017

___________________

Artikel Terkait: