Kemampuan Otak Bedes untuk Melupakan

Kemampuan Otak Bedes untuk Melupakan
Pinterest

Nalar WargaSalah satu variabel paling berpengaruh pada seberapa besar kecenderungan “bedes” untuk bahagia atau tidak bahagia adalah seberapa besar kemampuan otak bedes untuk melupakan banyak hal yang tidak menyenangkan.

Melupakan adalah proses kognitif yang sangat penting pada otak bedes. Gangguan pada proses ini konkuensinya besar. Melupakan adalah proses vital ketika bedes ingin mengingat sesuatu. Karena otak sebenarnya menyerap semua informasi dan stimulus yang diterima indra tanpa kecuali.

Tanpa adanya mekanisme “melupakan” di otak bedes, atau adanya gangguan pada prosesnya, bedes justru akan kesulitan mengingat sesuatu. Gangguan ini terjadi pada saat otak tidak bisa menentukan mana yang perlu diingat dari begitu banyaknya informasi dan stimulus yang masuk ke otak.

Proses “melupakan” ini secara genetik mengarahkan otak tiap individu menyaring mana informasi yang disimpan dan mana informasi yang perlu di-recall. Dan memasukkan semua hal (data dan stimulus) yang tidak perlu diingat ke dalam sebuah “gudang perpustakaan besar” yang terkunci rapat.

Bagian dan bahan kimia di otak yang sangat berperan dalam proses “melupakan” adalah reseptor CB1 dan endocannabinoid. Sedikitnya jumlah reseptor CB1 atau kurangnya produksi endocannabinoid di otak menimbulkan kondisi-kondisi seperti stres pascatrauma, fobia, dan rasa sakit yang kronis.

Cannabinoid maupun endocannabinoid punya peran penting dalam proses “melupakan” di otak bedes dan mamalia lain. Pada otak bedes, yang kekurangan endocannabinoid maupun cannabinoid akan mengalami kesulitan melupakan rasa takut atau melupakan rasa sakit. Gimana mau bahagia coba?

Kemampuan otak bedes “melupakan” hal-hal tertentu ini sangat berpengaruh pada kebahagiaan individu. Hal ini secara sederhana akan menjelaskan “internal bliss effect” marijuana.

Perlu dicatat, proses “melupakan” ini terjadi di luar pikiran sadar. Jadi, ya, nggak bisa dipaksa.

Seperti ada dalam Anna Karenina-nya Leo Toltstoy: “bedes bahagia dengan caranya sendiri, dan tidak bahagia dengan caranya sendiri.” Kecenderungan bedes untuk bahagia atau tidak adalah bakat.

Siapa bilang bahagia itu sederhana? Mbluet, deesss…

*Ryu Hasan

    Warganet

    Pengguna media sosial
    Warganet

    Latest posts by Warganet (see all)