Kenaikan Elektabilitas AHY Disebut Buah Kerja Bantu Rakyat

Kenaikan Elektabilitas AHY Disebut Buah Kerja Bantu Rakyat
©AgusYudhoyono

Nalar Politik – Kenaikan elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tampak dalam survei Indikator Politik Indonesia yang terbaru disebut-sebut sebagai buah kerja kepartaian yang fokus membantu rakyat.

Dijelaskan Deputi Riset dan Survei Balitbang DPP Partai Demokrat Mohammad Jibriel, kerja membantu rakyat itu dilakukan lewat Gerakan Nasional Peduli Demokrat (GNPD). Kerja-kerjanya mencakup bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19, aksi tanggap bencana, hingga bantuan di wilayah pendidikan.

“Kenaikan elektabilitas (AHY) ini merupakan buah kerja-kerja kepartaian yang fokus membantu rakyat menghadapi Covid-19 dan memulihkan ekonomi,” kata Jibriel dilansir Antaranews dari siaran resmi partai di Jakarta, Senin (10/1).

Dalam top of mind pilihan presiden 2024, nama AHY muncul setelah Joko Widodo (20,8 persen), Prabowo Subianto (13,1 persen), Ganjar Pranowo (8,9 persen), Anies Baswedan (8,7 persen), dan Ridwan Kamil (1,9 persen). Dukungan publik untuknya mencapai 1,6 persen.

Jawaban spontan warga di tingkat nasional itu menempatkannya di urutan keenam. Ia mengalahkan nama-nama tokoh-tokoh besar lainnya seperti Sandiaga Salahuddin Uno, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Dedi Mulyadi yang masing-masing mendapat dukungan di kisaran 1 persen juga.

Meski secara tren nama AHY tidak masuk di tiga besar, pilihan kepada calon presiden dengan simulasi 33 nama semiterbuka kembali menghadirkannya di jajaran lima besar dengan perolehan 6,1 persen) bersama Prabowo Subianto (22,4 persen), Ganjar Pranowo (18,0 persen), Anies Baswedan 15,8 persen), dan Ridwan Kamil (4,1 persen).

Hal yang sama juga terlihat di simulasi 19 nama semiterbuka. AHY lagi-lagi muncul di jajaran lima besar dengan capaian dukungan 6,8 persen—masih di bawah Prabowo Subianto (24,1 persen), Ganjar Pranowo (20,8 persen), dan Anies Baswedan (15,1 persen) serta tetap di atas Ridwan Kamil (5,5 persen).

Tren itulah yang Jibriel lihat sebagai tanda kenaikan elektabilitas AHY; sebelumnya hanya 4,8 persen pada November 2021 menjadi 6,8 persen di survei terbaru Indikator (Desember 2021). Baginya, AHY merupakan satu-satunya tokoh non-pejabat publik yang masuk dalam daftar lima besar. Ia mendapatkan perolehan elektabilitas calon presiden tertinggi menurut hasil survei Indikator.

Halaman selanjutnya >>>