Kenapa Petroyuan Menguncangkan Washington?

Jika Amerika kemudian harus punya devisa, itu adalah hal yang akan menghancurkan seluruh perspektif dan paradigma peran Amerika di dunia ini. Tetiba Amerika harus seperti negara lain, setengah mati menyeimbangkan neraca perdagangan.

Karena itu, Senator Ben Sasse dengan tegas bilang: Deal minyak Saudi dengan Cina itu SESUATU YANG BESAR DAN BURUK yang bisa menandakan pergeseran global dari Amerika. Amerika takut kalau dirinya tidak lagi di tengah pusaran dunia, tergeser jadi penonton.

Inti dari kekuatan Amerika di dunia saat ini adalah USD, bukan senjata, bukan nuklir. Karena USD itulah, maka Amerika bisa menjatuhkan sanksi pada Rusia, walaupun devisa Rusia ditaruh di Eropa. Karena ternyata ujung-ujungnya semua kembali dibelikan kertas berharga Amerika.

Walau Rusia ada lebih banyak hulu ledak nuklir, Cina mau bikin senjata hypersonic yang bisa sampai mengorbit keluar angkasa yang tidak dimiliki Amerika, itu tidak menggoncangkan Amerika sama sekali. Tetapi Petroyuan akan menjadi hantaman kencang.. shock!

Jika Cina kini mau memperbesar pangsa pasar Yuan, mau tidak mau harus MEMBELI banyak komoditas negara lain dengan Yuan. Neraca perdagangan Yuan dengan negara lain harus DEFISIT. Makin tinggi defisit makin baik.

Untuk bisa memberikan efek besar, defisit neraca perdagangan Yuan Cina harus besar sekali. Apakah Cina siap? Untuk bisa beli banyak, Cina harus punya tempat penyimpanan besar-besaran. Fungsi komoditas itu sudah menggantikan fungsi standar emas, jadi STANDAR KOMODITAS.

Amerika bisa sampai titik seperti sekarang karena selama puluhan tahun dengan neraca perdagangan defisit. Defisit itu sudah terakumulasi sekian puluh tahun sehingga USD offshore besar sekali jumlahnya.

China tidak punya kelegaan dan keenakan seperti Amerika yang ketiban rezeki sejarah karena dua perang dunia di Eropa memungkinkan dia melakukan hal ini. Usaha Cina untuk mengakumulasi offshore Yuan akan jauh lebih sukar. Tetapi bukan tidak bisa dilakukan.

Baca juga:

Tidak mungkin konsumsi domestik Cina bisa naik sebegitu tinggi untuk bisa menghasilkan defisit neraca perdagangan sebegitu besar. Karena itulah satu-satunya cara adalah dengan menimbun. Beli produk tahan lama untuk ditimbun sebagai cadangan.

Dalam proses pembelian dan penimbunan besar-besaran, Cina akan menambah banyaknya surplus bagi negara-negara eksportir dan pastinya banyak di antaranya negara-negara berkembang di Asia Afrika. Jika proses ini dibareng dengan cara peningkatan kualitas manusia dan ekonomi di sana, efeknya akan besar.

Cara lain adalah menambah supply uang dengan memberikan pinjaman luar negeri dalam Yuan. Baik membeli komoditas untuk ditimbun, dan memberikan pinjaman itu jelas meningkatkan jumlah nilai uang beredar.

Waduh, gimana tuh cara menstabilkan? Ini bukan kerjaan mudah.

Saya yakin sih, cepat atau lambat, peran USD akan menurun. Entah kemudian diganti oleh Yuan, atau sekelompok basket mata uang, dan sebagainya. Saat ini terlihat Yuan yang paling siap memekarkan diri.

Proses turunnya USD jelas tidak akan seperti letusan cepat, tetapi pelan-pelan fading away.

*Mentimoen

Warganet
Latest posts by Warganet (see all)