Klub Malam di Jakarta Akan Diisi Ceramah Agama

Klub Malam di Jakarta Akan Diisi Ceramah Agama
Foto: Pixabay

Entah dalam rangka apa, mungkin salah satunya adalah menyambut Hari Kemerdekaan, klub-klub malam di Jakarta, mulai Agustus 2019 ini, dikabarkan akan diisi dengan ceramah agama. Pengisinya adalah Miftah Maulana, sosok penceramah yang akrab disapa Gus Miftah.

Dalam wawancaranya di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, Selasa (23/7), Gus Miftah mengaku telah mengantongi izin dari sejumlah pemilik klub malam. Agendanya tersebut akan berlangsung tepat tanggal 8 Agustus nanti.

“Saya akan mengawali pengajian di salah satu klub malam di Jakarta. Waktunya sore pukul 17.00. Alhamdulillah sudah diizinkan owner-nya,” kata Gus Miftah.

Guna memperlancar niat sucinya itu, ia mendatangi langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. Gus Miftah berniat melebarkan sayap dengan seizin penguasa Ibu Kota.

“Nah, sekarang saya mau izin juga sama Pak Gubernur supaya lebih banyak lagi tempat-tempat klub malam yang bisa saya masuki untuk mengenalkan Allah kepada mereka.”

Sebelumnya, kata Gus Miftah, ia sudah melangsungkan agenda serupa di sejumlah daerah di pulau Jawa. Dan Agustus adalah bulan pertama dirinya menyelenggarakan kegiatan yang sama di Jakarta.

“Kalau di Ibu Kota, ini yang pertama kali. Makanya saya minta restu dulu ke Pak Anies.”

Disambut Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan menyambut baik niat Gus Miftah. Ia mengaku senang jika ada orang atau siapa pun yang berkenan menyebarkan kebaikan, apalagi lewat narasi-narasi agama.

“Gus Miftah itu bisa masuk ke dunia siang dan dunia malam. Tentu bukan hanya saja diizinkan, tapi ini adalah hak warga negara,” kata Anies.

“Gus Miftah bisa ikut mewarnai agar lebih banyak lagi yang mendapatkan manfaat. Insyaallah beliau menghantarkan hidayah karena hidayah itu datangnya dari Allah,” sambungnya.

Anies pun berharap kehadiran Gus Miftah bisa memberi Jakarta suasana yang baru, yakni keteduhan dan kedamaian.

“Kita bersyukur. Saya berharap kita bisa betul-betul membangun suasana Jakarta yang teduh, aman, dan damai untuk semua.” (jn/de)