LGBT, Apanya yang Akan Kau Apakan?

Dalam hal ini saya tawarkan “teori mendekati agama lain” yang Hans Kung perkenalkan. Mulanya teori ini merupakan strategi; melakukan pendekatan terhadap suatu agama, kemudian saya coba gunakan dalam memahami kelompok-kelompok di tulisan ini.

Pertama, strategi benteng; di mana seseorang dituntut agar mendalami jati dirinya masing-masing. Guna menghindari pengaruh kelompok (LGBT) yang berbeda denganmu, mulailah pertebal keimananmu, pertegas status kejomloanmu, dan perjelas jenis kelaminmu.

Kedua, strategi cuek; pada posisi ini Anda dituntut untuk tidak mencampuri apa yang kelompok yang berbeda denganmu alami dan rasakan. Bijaksanalah dengan membiarkan mereka berjalan sesuai versinya.

Ketiga, strategi merangkul; sembari sikap yang masih bertahan pada level cuek, kesadaranmu harus mengerti bahwa kelompok LGBT merupakan bagian dari sejarah peradaban manusia. Dan untuk mencapai perdamaian, perlu interaksi dan integrasi dari seluruh kelompok manusia.

Keempat, strategi ekumenis; di level ini, persatuan dan kerja sama antarkelompok manusia adalah hal utama. Masing-masing kelompok membawa satu nilai yang sama, yaitu kemanusiaan; merancang kehidupan bersama secara akur dan rukun.

Strategi keempat adalah yang penulis rekomendasikan terhadap segenap pembaca yang budiman.

Akhir kata, menerima atau menolak LGBT adalah hal yang lumrah. Standpoint-nya adalah mengambil sikap atas dasar pemahaman yang komperehensif; mengerti duduk permasalahan. Hal ini menjadi penting agar niatan yang semula membina tidak berujung membinasakan.

Baca juga:
Abu Bakar
Latest posts by Abu Bakar (see all)