Lumbung Kekuatan Indonesia Majemuk

Lumbung Kekuatan Indonesia Majemuk
©Okezone

Lumbung Kekuatan Indonesia Majemuk

Indonesia merupakan salah satu negara multikulturalisme dan pluralisme dari berbagai etnis, budaya, suku, ras, dan agama. Fakta empiris menunjukkan bahwa perbedaan yang ada dari berbagai aspek sering kali menjadi sumber permasalahan. Problem itu menjadi hal urgen yang harus diperhatikan oleh setiap elemen, salah satunya adalah pemuda Indonesia.

Indonesia yang kaya akan budaya, etnis, ras, dan agama seharusnya menjadi kebanggaan yang paling mendasar. Bagian-bagian itu tentunya harus dirawat dan dijaga supaya tidak menjadi sumber permasalahan bagi bangsa dan negara. Namun, sering kali hal tersebut menjadi senjata bagi kelompok-kelompok tertentu demi kepentingan sepihak sehingga melahirkan diskriminasi dan intoleransi.

Pemuda mempunyai tanggung jawab moral yang sangat signifikan dalam memandu kapal sebesar Indonesia. Bangsa Indonesia dengan berbagai perbedaan yang ada identik dengan terbentuknya polarisasi hingga berujung pada perpecahan. Pemuda harus berperan secara aktif dengan konsep pikiran yang produktif dan profesional.

Lahirnya perbedaan yang begitu banyak mempunyai dasar paling fundamental adalah Bhinneka Tunggal Ika. Semboyan itu menjadi kerangka berpikir yang harus diperhatikan dan tidak bisa dihindari untuk menciptakan Indonesia yang majemuk. Sebuah hal mustahil jika pemuda tidak ikut berkontribusi serta mengambil bagian untuk menciptakan Indonesia yang damai.

Berbicara tentang pemuda bukan sebuah hal yang baru terbersit di telinga kita. Pemuda sangat identik dengan pikiran yang kritis, kreatif dan inovatif. Bangsa yang besar pada prakteknya membutuhkan yang namanya peran pemuda. Kenapa tidak, pemuda kaya akan gagasan, ide serta pemikiran yang brilian sebagai landasan untuk Indonesia yang sejahtera

Sebagai pemuda yang toleransi berjiwa patriotisme dan nasionalisme merupakan aset emas bangsa. Pemuda menjadi bibit baru dalam sebuah komunitas masyarakat yang menjadi mobilisasi perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam kehidupan bermasyarakat rasa toleransi, sikap saling menghargai, menghormati, menyampaikan pendapat, pandangan, kepercayaan kepada sesama harus di lakukan secara rutin dan konsistensi.

Dari zaman orde lama hingga reformasi dan sampai sekarang pemuda tercatat dalam sejarah sebagai ikonik perjuangan. Berbagai pergerakan kebangsaan yang sudah dilakukan untuk menentang adanya perbedaan tujuan dan ideologi bersama. Berdasarkan semangat juang kemerdekaan Indonesia maka, anak bangsa mempunyai tugas untuk menciptakan Indonesia yang adil, damai dan sejahtera.

Oleh karena itu, pemuda harus mengambil sikap tegas sebagai kelompok dominan dalam menarik benang merah. Supaya cita-cita kita bersama memajukan Indonesia dapat terwujud ke depan. Pemuda mempunyai bagian untuk mengontrol setiap kebijakan sehingga hadir untuk kepentingan bersama.

Baca juga:

Jadi dapat disimpulkan pemuda adalah sumber daya manusia atau generasi penerus bangsa yang melanjutkan tongkat kepemimpinan sesuai sumpah pemuda yang di ikrar kan pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada waktu itu pemuda telah berjanji dan bersumpah tetap bersatu dan berkomitmen untuk berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan yang tercetus di dalam Pancasila dan UUD NKRI.

Pemuda merupakan agent of change, wajib menjadi suri teladan kepada semua elemen masyarakat. Terlepas dari situ, ada tanggung jawab yang diemban. Untuk mengemban amanah tersebut diperlukan jiwa petarung dan sifat toleransi yang menjadi mobilitas pemuda. Pemuda yang toleransi mampu membenahi dan menempatkan diri sebagai mana mestinya.

Menyikapi berbagai diskriminasi dan kontroversi yang kerap sekali terjadi berujung pada rasa intoleransi. Sudah sangat mengganggu ketenteraman bangsa ini. Diskriminasi dan intoleransi di Indonesia sudah menjadi perbincangan hangat oleh kalangan publik yang menyebabkan merosotnya moral dan akhlak bangsa.

Menyikapi hal tersebut perlunya peran pemuda yang signifikan dalam memandu dan menjaga bangsa ini dari perpecahan.Selain itu hanyalah pemuda yang berani menentang berbagai kebijakan yang berakibat pada keuntungan sepihak.

Memperingati sumpah pemuda yang ke-95 dapat menjadi slide baru untuk merancang Indonesia di waktu yang akan datang sebagai bangsa yang maju dan terlepas dari krisis moralitas. Bersaing di tingkat internasional membutuhkan stakeholder yang kuat adalah pemuda yang berinovasi dan berintegritas. Perlunya dobrakan baru setelah berkaca dari sejarah bangsa sampai sekarang ada satu kegagalan fundamental dari elemen bangsa Indonesia adalah sumpah pemuda yang hanya teori tidak dengan praktek yang sebenarnya.

Lahirnya sumpah pemuda menjadi resistensi dan jembatan bagi pemuda yang sekarang kita kenal sebagai generasi milenial dan generasi Z sehingga berani bertarung melawan radikalisme baik di bidang politik, ekonomi, pendidikan dan budaya serta agama supaya ikut serta berkontribusi demi kesejahteraan bersama.

Bangsa yang besar tidak lepas dari peran pemuda. Perbedaan tujuan sangat berpengaruh terhadap pembangunan Indonesia. Salah satu penghambat kemajuan Indonesia adalah perbedaan tujuan.

Oleh sebab itu, pemuda harus memerangi berbagai diskriminasi dan intoleransi yang berujung intimidasi. Bahu membahu untuk menerobos tantangan yang semakin hari makin memburuk.

Budayakan toleransi di tengah masyarakat supaya keberagaman menjadi indah dan citra Indonesia di tingkat internasional makin baik.

Baca juga:
Polinus Waruwu
Latest posts by Polinus Waruwu (see all)