Mantan Suami Lydia Lapor Balik ke Polda Sulsel Pakai UU ITE

Mantan Suami Lydia Lapor Balik ke Polda Sulsel Pakai UU ITE
©Harjo

Nalar Politik – Co-founder Project Multatuli, Fahri Salam, memberi kabar bahwa Lydia, sosok ibu yang tertera dalam kasus dugaan pemerkosaan tiga anak di Luwu oleh ayah kandungnya, dilaporkan balik oleh mantan suaminya (terduga pelaku) ke Polda Sulsel. Kuasa hukum menggunakan UU ITE sebagai dalih.

“Hari ini Ibu Lydia dilaporkan oleh mantan suaminya ke Polda Sulsel. Pakai UU ITE,” kicau pemilik akun @fahrisalam, Sabtu (16/10).

Dalam reportase yang ditulis Eko Rusdianto bertajuk Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi, Polisi Menghentikan Penyelidikan di Project Mutatuli (6/10), Fahri menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengungkap nama asli pelapor maupun terlapor. Seperti terlihat, semua detail profil yang terkait disamarkan.

“Ribetnya, laporan pencemaran nama baik itu bersumber dari tulisan kita. Mantan suami tahu berita tersebut dari (ahem) di WhatsApp oleh Firawati.”

Fahri khawatir laporan UU ITE oleh mantan suaminya, dengan nama asli termasuk nama asli Lydia, telah menyebar ke mana-mana.

“Beberapa hari lalu ada yang ngasih tahu: Ibu Lydia sudah kuat. Takkan membiarkan dirinya dan orang-orang yang membelanya kalah.”

Terkait pelaporan balik ini, seorang warganet lain, @DamarJuniarto, mengaku mengikuti isu #PercumaLaporPolisi yang digiatkan oleh Project Multatuli. Menurutnya, perkembangan kasus itu bekelangan ini seperti akan jadi kasus hukum.

“Selain sudah ada kuasa hukum yang niat melaporkan pelapor, penyebar, penulis berita, sudah ada juga yang ancam-ancam Fahri Salam dengan tudingan ngawur,” tulisnya di Twitter, Selasa (12/10).

Seperti diberitakan Okezon.id pada Senin, 11 Oktober 2021, dan terbukti dalam rilis Merdeka.com hari ini, mantan istri (Lydia) sebagai pelapor dan Project Multatuli selaku pembuat dan penyebar tulisan dilaporkan balik.

Padahal, terang Damar, narasumber dilindungi dalam UU Pers.

Baca juga:

“Project Multatuli berbadan hukum perusahaan media. Sengketa pers diatur di MOU Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Dewan Pers.”

Berikut isu Surat Tanda Penerimaan Pengaduan terhadap mantan istri ke Kapolda Sulsel kiriman Damar di Twitter:

 

“Pelapor menggunakan alasan ia dikirimi link artikel di Project Multatuli lewat WhatsApp. FYI, itu artikel berita perusahaan media, bukan web pribadi lho ya. Baca UU Pers tentang ketentuan pers.”