Ma’ruf Amin Menyesal Terlibat Memenjarakan Ahok

Ma’ruf Amin Menyesal Terlibat Memenjarakan Ahok
Image: YouTube

Nalar PolitikCalon wakil presiden Ma’ruf Amin mengaku menyesal telah terlibat dalam perkara memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam wawancaranya di IDN Times terkait vonis yang memberatkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, ia mengatakan terpaksa melakukan tindakan tak bijak kepada sosok pelayan rakyat.

“Tentu saja (menyesal). Cuma karena terpaksa saja. Siapa yang ingin memenjarakan orang? Kan gak mau? Tapi karena terpaksa, situasi pada waktu itu prosesnya penegakan hukum, ya apa boleh buat?” kata pasangan petahana untuk Pilpres 2019 ini.

Ma’ruf Amin pun mengaku terenyuh. Ia ingin meminta maaf langsung ke Ahok karena sudah memberatkannya dalam persidangan.

“Ya, walaupun habis itu tentu saya juga minta maaf karena memang tidak ingin menyusahkan orang, tidak ingin,” lanjutnya.

Menanggapi itu, akun Twitter @Mentimoen memilih tidak ingin ambil pusing apakah pernyataan tersebut merupakan taktik politik atau bukan.

“Tetapi kenyataan bahwa MA (Ma’ruf Amin) berkata demikian ini jelas something,” kicaunya.

Jika pentolan-pentolan yang berhasil menjebloskan Ahok ke penjara itu pada menyesal dan minta maaf, lanjut @Mentimoen, maka ini berarti bahwa Ahok, pada dasarnya, tidak semestinya dipenjara. Apalagi atas salah yang tak dilakukannya.

“Bahwa sebenarnya semua ini setttingan, settingan politik paling kotor?”

Guna mengurai lebih lanjut, ia mengharap Presiden Jokowi mau memulai untuk melihat ulang kasus kontroversial ini. Ia ingin Presiden membersihkan nama Ahok dari tuduhan yang tak berdasar sebagai penista agama.

“Ingat, peradilan bisa salah, dan sekarang jelas saksi utama bilang menyesal dan minta maaf. Apakah semua peradilan itu masih legitimate? Saatnya Presiden memutuskan.”

*Simak selengkapnya wawancara Ma’ruf Amin di IDN Times: Pendapat MA terkait Vonis Ahok

Share!