Mata Aba

Mata Aba
©laninalathifa.files

Aku tahu bahwa Engkau adalah sepasang mataku
Yang suka memandang dengan cemburu
Bolehkah aku izin sebentar
Menemui kunang-kunang rinduku
Yang suka melekat pada cangkir kopiku
Sampai ingatan-ingatanku
Sudah benar-benar kuselimuti dengan doaku

Selepas Complet

: Beranda Online

Ritual menatap kaca jendela
Dengan lampu kamar
Jemari-jemari sedang asik menari melucuti layar handphone
Mendapati Tuhan berwajah ganda
Mungkinkah Tuhan?

Setiap Tegukan

: wanita pusara

Selepas visitasi
Pada malam dan secangkir kopi
Menjelma seperti rindumu yang tak pernah dituntaskan
Dalam setiap tegukan

Memo

: Grace

Malam
Kamar bujang
sepi
kopi
telepon genggam
Dering pesa masuk
Kunang-kunang di kepala
Adalah pesan buat Tuhan yang cemburu

Latest posts by Itho Halley (see all)