Melihat Kembali Noble Industri Pendidikan

Melihat Kembali Noble Industri Pendidikan
©Kompasiana

Melihat Kembali Noble Industri Pendidikan

Pada era globalisasi seperti saat ini, segala aspek kehidupan di dunia akan makin transparan. Persaingan pun makin ketat, ditandai dengan adanya persaingan kualitas atau mutu yang menuntut berbagai pihak dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kualitas dalam hal berkepribadian, demokratis, dan terbuka.

Sumber daya manusia merupakan aset utama dalam membangun suatu bangsa. Peningkatan kualitas suatu bangsa sesungguhnya bertumpu pada peningkatan kualitas sumber manusianya, dan hanya akan dapat dicapai salah satunya melalui penekanan pada pentingnya pendidikan, yang artinya pendidikan mempunyai kontribusi yang sangat berharga dan signifikan dalam meningkatkan kualitas suatu bangsa.

Untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan tersebut terhadap peningkatan kualitas bangsa ini, semua pihak (stakeholders) mempunyai kontribusi yang penting, termasuk pengelola pendidikan itu sendiri, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat pada umumnya.

Dalam hal pengelola pendidikan, selayaknya industri pendidikan harus dipandang sebagai noble industry yang harus dikelola secara profesional, tidak hanya secara nilai akademik yang cenderung bersifat kaku dan hanya berorientasi pada kualitas nilai angka saja, namun sangat penting memberikan pendidikan karakter secara demokratis yang sesuai dengan tujuan utama pendidikan itu sendiri, yaitu untuk menciptakan manusia yang tidak hanya unggul dalam nilai akademik, namun juga secara moral agar dapat berpikir secara demokratis.

Pemerintah disisi lain harus mempunyai komitmen kesungguhan untuk berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan yang tidak hanya pada nilai akademik, namun juga moral sebagai tujuan pembangunan berkelanjutan, demikian pula dengan masyarakat harus menyadari akan kontribusi pendidikan bagi kemajuan dan kemakmuran masa depan yang demokratis.

Pendidikan Kokoh adalah Noble Industry

Masyarakat di seluruh dunia dihadapkan pada perubahan besar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, dan sosial budaya. Sebagian masyarakat memasuki masyarakat informasi walaupun sebagian berada pada masyarakat industri, dan sebagian lagi masih pada masyarakat agraris.

Dalam menghadapi persaingan yang makin ketat dan ketidakpastian lingkungan di masa datang yang semakin tinggi, dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan.

Berangkat dari pondasi pendidikan yang kokoh dan tepat, akan dapat diwujudkan cita-cita mulia suatu bangsa dalam berbagai sektor dan aspek kehidupan termasuk kedisiplinan, etos kerja, nilai, dan moral suatu bangsa. Keberhasilan pendidikan merupakan landasan bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat.

Baca juga:

Pendidikan adalah kata kunci dalam mengembangkan pengetahuan dan kualitas kemampuan masyarakat. Artinya, pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas suatu bangsa, kualitas bangsa tiada lain mencerminkan kualitas sumber daya manusia suatu negara.

Kemajuan suatu bangsa di masa sekarang dan masa datang akan sangat ditentukan genereasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Generasi muda yang berkualitas dihasilkan dari adanya sistem pendidikan yang berkualitas pula. Tidak mungkin akselerasi kemajuan bangsa dapat terwujud di masa datang tanpa didukung oleh kemajuan di bidang pendidikan, karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga dan bernilai luhur, terutama bagi generasi muda yang akan menentukan maju mundurnya suatu bangsa.

Dalam kajian ini, Rinehart menyatakan; bertahun-tahun lamanya kita membohongi generasi muda. Kita katakan mereka adalah masa depan bangsa dan negara, tetapi tidak memperlengkapi mereka untuk membangunnya. Yang kita wariskan hanyalah tanggung jawab atas kerusakan sosial, politik, keuangan, dan lingkungan.

Gambaran Rinehart tentang pentingnya mewarisi generasi muda untuk membangun bangsa, menunjukkan secara jelas perlunya pendidikan yang bermutu secara berkelanjutan. Peran pemerintah sangat penting dalam menumbuh-kembangkan sistem pendidikan yang berorientasi pada kualitas, yang tidak hanya berfokus pada nilai akademik, namun juga fokus terhadap nilai moral.

Selain pemerintah, para pengelola pendidikan termasuk swasta dan masyarakat juga memainkan peran yang penting. Keterpaduan dari berbagai pihak tersebut sangat dibutuhkan dalam mengupayakan dan mengoptimalkan secara nyata kontribusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas bangsa yang demokratis.

Sebab Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat bernilai bagi peningkatan kualitas bangsa demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian bidang pendidikan merupakan tanggung jawab dari semua pihak yang berkepentingan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan secara berkesinambungan, guna mewujudkan bangsa ini agar menjadi bangsa yang lebih maju.

Daftar Pustaka
  • Muhardi. 2004. Kontribusi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Bangsa Indonesia. Jurnal Sosial dan Pembangunan. Vol. 20 No. 4.
  • “Pendidikan Dipandang Sebelah Mata”. Dalam Pikiran Rakyat. 27 Juni 2003. Bandung: PT. Offset GRANESIA.