Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia

“Kelahiran NU ibarat percikan-percikan nur (cahaya). Karena jelas aharan Islam, minyak ya saja jadi penerang hari dan kegelapan. Menyongsong abad  kedua untuk lepas landas dan pembangunan gedung UNU dan dimulai dari inisiatif dari Bapak Presiden RI,” ungkap KH Miftach.

Mewakili Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab, Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam sambutannya berharap pembangunan College of Future Studies di UNU Yogyakarta dapat semakin memperkuat hubungan Indonesia dan UEA untuk menciptakan berbagai inovasi kehidupan.

Hal itu dia sampaikan pada peringatan Harlah ke-101 NU dan peresmian College of Future Studies di UNU Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Rabu (31/1/2024). Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Joko Widodo.

“Setelah selesai pembangunan gedung Future Studies harapannya dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara kita, membuka cakrawala baru dan meluncurkan langkah inovatif bersama untuk konstruksi dan proyek berkelanjutan yang memproduksi nilai tambah dan memberikan kesempatan kerja,” ujar Suhail mewakili Presiden UEA.

Suhail menyebut kerja sama dalam proyek ini merupakan hal baru bagi masyarakat Yogyakarta, bahkan Indonesia.

“Kerja sama ini dapat mendukung pembangunan, ekonomi, teknologi, dan sumber daya manusia melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan,” kata dia.

Sementara Presiden RI Joko Widodo pada pidato sambutan mengisahkan awal mula kerja sama dengan UEA dan kemudian bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan saat itu langsung menyediakan 1 hektare di Ring Road Utara.

Presiden RI juga menyatakan kekagumannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di UNU Jogjakarta UNU.

Baca juga:

“Tadi begitu saya masuk ada pembelajaran Robotik, di sampingnya ada diajarkan dunia Kristen dan ekonomi digital ada Artificial Intelegent dan juga investasi. Hari ini kita saksikan telah terjadi lompatan dunia pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama,” kata Joko Widodo.

Dalam puncak harlah ini, digelar sejumlah agenda, di antaranya Peresmian Gedung Kampus Terpadu UNU Yogyakarta. Prosesi Kick Off Pembangunan MBZ College for Future Studies, Peresmian Galeri Seni Nusantara. Ada pula Immersive Ekspedisi Masa Depan.

Sebelum pentas teater, acara ditutup dengan doa oleh Ketus MUI Pusat yang juga adalah Wakil Rois ‘Am KH Anwar Iskandar.

Bersambung dengan penampilan Teater NU Masa Depan ala santri NU, Pembukaan Pameran Seni Perdana Galeri Nusantara, dan Peresmian Industry Hub. Pada Rabu sore juga digelar pentas musik yang diisi oleh Ebiet G Ade.

Resepsi Harlah 101 NU telah dibuka dengan Istighatsah Tempat: Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Bantul, Yogyakarta Hari/Tanggal: Minggu, 28 Januari 2024. Pengisi: Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Hari kedua digelar Halaqah Nasional bertempat di Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta. Hari/Tanggal: Senin, 29 Januari 2024 Pengisi: Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir, COO Center for Shared Civilizational Values, North Caroline, AS, H Muhammad Cholil, dan pengajar di Boston University, USA Prof Robert W Hefner.

Hari ketiga digelar Konferensi Besar (Konbes) NU. Tempat Hotel Melia Purosani, Yogyakarta. Hari/Tanggal: Selasa, 30 Januari 2024.

Aji Setiawan