Membangun Semangat Mahasiswa dan Organisasi Daerah demi Perkembangan Bangsa

Membangun Semangat Mahasiswa dan Organisasi Daerah demi Perkembangan Bangsa
Ilustrasi: Mahasisiswa berdemonstrasi

Mengawali tulisan ini, saya ingin membangunkan semangat mahasiswa dengan mengutip pesan Bung Karno. Bahwa tugas utama mahasiswa dalam melanjutkan revolusi kemerdekaan adalah menjadi pelopor. Ya, di segala bidang dan membina kehidupan bangsa.

Pesan beliau ini memang menggetarkan jiwa. Terutama bagi pemuda yang menghargai kemerdekaan dan ingin mengisi kemerdekaan. Memantik untuk mengembangkan bangsa melalui perubahan-perubahan dalam berbagai bidang, terutama membangun dan membina masyarakat.

Untuk mewujudkan pesan ini, tempat yang paling pertama harus kita tuju adalah daerah. Maka hadirnya organisasi daerah sebenarnya menjadi wadah. Itu dapat mahasiswa manfaatkan untuk menyalurkan aspirasi, harapan, dan mimpinya untuk mengembangkan daerah.

Namun, menjadi keprihatinan karena saat ini tidak banyak mahasiswa yang memiliki impian untuk bergabung dalam organisasi daerah. Tidak ada impian untuk kembali ke daerahnya masing-masing untuk membuat perubahan.

Selain karena kurangnya kesadaran mahasiswa dan banyaknya tugas kuliah yang harus mereka selesaikan, semangat mahasiswa untuk ikut terlibat dalam organisasi daerah terkadang hanya untuk memenuhi tugas wajib dari kampus. Tidak ada motivasi yang lebih dalam untuk memikirkan masa depan daerah. Motivasi agar maju dalam segala bidang, terutama untuk pendidikan dan meningkatkan sumber daya manusia sebagai ujung tombak perkembangan daerah.

Selain melihat dari sudut pandang mahasiswa, organisasi daerah juga mesti mengambil waktu untuk merenung. Mengapa semangat mahasiswa sangat sedikit yang memiliki kesadaran untuk peduli pada orgnanisasi Daerah?

Kesadaran Organisasi daerah bahwa ia tidak akan berjalan tanpa kehadiran mahasiswa seharusnya menjadi dasar pemikiran tentang apa yang belum mahasiswa lakukan dan apa yang harus mereka lakukan. Agar mahasiswa memiliki kesadaran dan semangat untuk terlibat aktif.

Meskipun organisasi daerah menyatakan dengan terbuka bahwa organisasi ini menjadi tempat bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide dan gagasannya. Tetapi apakah pihak organisasi daerah sendiri sungguh menghargai kehadiran mahasiswa sebagai penggagas muda?

Pernahkah organda memberikan fasilitas kepada para pemuda ini agar mereka memiliki cinta dan semangat pengabdian diri untuk daerah? Adakah organisasi daerah yang sungguh memberikan tempat yang terbuka bagi mahasiswa?

Apakah segala ide dan gagasan didukung dan diberi wadah untuk mewujudkannya? Apakah para mahasiswa terbantu saat menghadapi berbagai kendala untuk mewujudkan harapan-harapan mereka untuk perkembangan daerah?

Baca juga:

Tanpa adanya dukungan baik secara spiritual, moral, dan dalam bentuk dana, maka harapan mahasiswa untuk mengembangkan daerah dan harapan organisasi daerah untuk menantikan kehadiran mahasiswa tidak akan mendapatkan kesempatan untuk saling bertemu di satu titik untuk bekerja sama dan membuat perubahan.

Saya katakan bahwa mahasiswa dan organisasi daerah adalah dua entitas yang nyaris tak dapat kita pisahkan. Mahasiswa tanpa organisasi daerah adalah nihil. Organisasi daerah tanpa mahasiswa adalah mustahil. Karena keduanya saling melengkapi.

Maka, sangat penting kedua belah pihak mengambil waktu untuk berefleksi tentang apa yang kurang. Sehingga terjadi kesenjangan di antara keduanya dan perubahan apa yang harus mereka lakukan agar keduanya bisa kembali bangun dan bergerak mengadakan perubahan.

Tak dapat kita mungkiri bahwa meskipun mahasiswa sekarang orang katakan sebagai anak zaman dan lebih banyak bergulat dengan teknologi dan sebagian besar pikiran mereka juga terserap ke perkembagnan dan penggunaan teknologi, namun mahasiswa adalah pribadi yang kritis dan dewasa.

Seorang mahasiswa yang kritis akan bergabung dalam sebuah organisasi untuk mencetuskan ide cemerlangnya dan memiliki semangat menjadi agen perubahan dengan mengabdian diri dalam perkembangan daerah. Apabila organisasi tersebut memiliki visi yang jelas, anggota yang berkualitas atau bermutu, adanya arah dan gerak yang jelas dan benar.

Yang tak kalah pentingnya adalah organisasi menjadi rumah yang memberikan rasa nyaman bagi para anggota untuk hadir dan menyatakan segala harapan dan impiannya lewat ide dan gagasannya.

Halaman selanjutnya >>>

Latest posts by Peserta Lomba (see all)