Mengapa PKS dan Gerindra Bisa Bergandengan Tangan?

Mengapa PKS dan Gerindra Bisa Bergandengan Tangan?
Ilustrasi: mediajakarta.com

Nalar Warga – Jika menggunakan teori yang berasal dari Barat, sulit bagi kita menalar kemesraan PKS dan Gerindra. Yang pertama Islam kanan, yang kedua nasionalis kanan. Di negara-negara Barat, kedua kubu ini pasti sudah baku hantam.

Tetapi di Indonesia, situasinya berbeda. Di sini, Islam kanan dan nasionalis kanan bisa bergandengan tangan. Lihat saja Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Kurang mesra bagaimana mereka itu?

Salah satu penjelasannya adalah karena baik Islam kanan maupun nasionalis kanan yang eksis hari ini berasal dari orangtua yang sama. Keduanya dilahirkan (kembali) oleh Pak Harto di periode akhir kekuasannya. Tanpa persalinan kekuasaan negara Orde Baru pada masa itu, keduanya tidak akan bisa hidup dan berkembang seperti saat ini.

Oleh karena itu, tidak ada masalah bagi PKS untuk mendukung Prabowo, seorang yang sesungguhnya tidak ada bau Islamnya. Sebaliknya, tidak masalah juga bagi Gerindra untuk mendukung politisi PKS, termasuk dalam Pilkada.

Selain karena entah kebetulan atau tidak dipertemukan oleh kepentingan yang sama, mereka berdua pada dasarnya adalah saudara sekandung.

Sejarah politik Indonesia memang unik. Ia seperti pohon keluarga. Maka untuk memahaminya, kita perlu melihat silsilah dan keturunanya.

*Amin Mudzakkir

___________________

Artikel Terkait:
    Warganet
    Latest posts by Warganet (see all)