Menjadi Pengganggu Partai-Partai Tua adalah Takdir PSI

Menjadi Pengganggu Partai-Partai Tua adalah Takdir PSI
Ketua Umum PSI Grace Natalie | Festival 11 Medan

Nalar PolitikPada Festival 11 di Medan, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie menegaskan bahwa PSI akan menjadi pengganggu partai-partai tua di negeri ini.

“Sejarah telah menuliskan takdir: PSI akan menjadi pengganggu kenyamanan partai-partai lama. Kita akan mengganggu tidur siang panjang para politisi yang hanya bekerja lima tahun sekali!” kata Grace melalui pidato politik bertajuk Beda Kami—PSI—dengan Partai Lain (11/3).

“Apakah kita akan biarkan politik dikuasai para pencoleng? Apakah kita akan biarkan politik dikuasai para fasis?” tambahnya.

Grace juga membagi sedikit kisah tentang alasan kenapa PSI harus berdiri. Empat tahun lalu, ungkapnya, ia bersama Ketua DPP PSI lainnya mengambil keputusan besar dalam sejarah hidup mereka. Mereka adalah anak-anak muda yang tak punya latar belakang politik tetapi memutuskan mengambil pilihan yang tak pernah terbayangkan pernah ada dalam proyeksi kariernya.

“Keputusan masuk ke dunia politik pada saat mayoritas orang Indonesia tidak suka, bahkan membenci partai politik dan parlemen, jelas bukan pilihan karier yang menarik.”

Bertahun-tahun lamanya, lanjut Grace, jutaan orang berharap partai politik akan menjadi lebih baik. Tetapi harapan itu hanya menjadi penantian yang tidak pernah terjadi.

“Negeri yang korup, dengan persoalan intoleransi yang akut, bukanlah sebuah tempat masa depan yang kami bayangan. Kami—dan generasi di bawah kami—tidak ingin hidup di negeri di mana uang pajak dicuri secara sistematis, di mana orang tak bisa menjalankan ibadah dengan tenang, negeri di mana orang bisa seenaknya menyebarkan kebencian SARA secara terbuka. Tidak, bukan seperti itu masa depan yang kami bayangkan!”

Untuk itu Grace mengimbau kepada semua kalangan, terutama kaum muda, untuk berani terjun ke dunia politik. Ia mengharap semuanya bisa terlibat dalam rangka memperbaiki masa depan Indonesia.

“Kita adalah generasi politik baru yang segar, yang tidak ada kaitannya dengan Orde Lama maupun Orde Baru! Kami tidak ingin mengulangi kesalahan mereka!”

PSI, terang Grace kembali, memasuki politik dengan kesadaran penuh.  Mereka sadar bahwa Indonesia punya peluang besar untuk jadi negara maju.

“Satu-satunya cara memastikan itu terjadi adalah dengan menyelamatkan negeri ini dari para pencoleng uang rakyat, dari para fasis yang merasa dirinya paling suci dan mahabenar, sehingga merasa berhak mendiskriminasi orang lain yang berbeda keyakinan.”

Redaksi NP
Reporter Nalar Politik