Menumbuhkan Jiwa Optimisme

Menumbuhkan Jiwa Optimisme
Ilustrasi Buku

Buku yang ditulis Enung Nurhayati merupakan jejak-jejak optimisme pengalaman pribadi atas beasiswa yang telah berhasil diraihnya.

Menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi merupakan impian bagi setiap pelajar maupun mahasiswa. Namun, alasan yang kerap menghantui benak kita bahwa faktor ekonomi selalu menjadi kendala. Benarkah demikian?

Buku Saatnya Beasiswa! menepis anggapan itu. Banyak cara yang ditempuh untuk meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, salah satunya adalah dengan beasiswa. Buku yang ditulis Enung Nurhayati merupakan jejak-jejak optimisme pengalaman pribadi atas beasiswa yang telah berhasil diraihnya.

Spirit man jadda wa jada menjadi modal awal kesuksesan Enung dalam merajut karier akademiknya dengan beasiswa.

“Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Kerahkan seluruh potensi diri untuk mencapai apa yang dicita-citakan,” tulis Enung Nurhayati dengan keyakinannya yang sangat membawa (hlm. 68)

Sebagaimana gambaran A Fuadi dalam Beasiswa 5 Benua yang mengibaratkan jumlah beasiswa itu seperti buah mangga di musim mangga, bergelantungan rimbun di pohonnya. Untuk mendapatkan beasiswa, tentu harus sejalan dengan ikhtiar yang kuat. Persis seperti bunyi adagium yang menyatakan: kesempatan itu akan datang menghampiri orang yang mengejarnya.

Membaca halaman demi halaman buku ini, membuat keyakinan diri kita semakin tergugah dan percaya diri bahwa kita pantas menjadi calon penyandang beasiswa. Tidak hanya menyuguhkan kiat-kiat sukses meraih beasiswa, melainkan menyuguhkan pesan penting bagaimana menumbuhkan jiwa optimisme dalam diri kita.

Jadi, tidak ada lagi cerita tidak mampu kuliah karena terbentur masalah biaya. Enung Nurhayati telah membuktikan keberhasilannya!

Judul Buku: Saatnya Berburu Beasiswa!
Penulis: Enung Nurhayati
Penerbit: Laksana
Catakan: Pertama, 2017
Tebal: 208 halaman
ISBN: 978-602-407-163-9

___________________

Artikel Terkait:

    Ahmad Fathoni Fauzan

    Pengamat Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Latest posts by Ahmad Fathoni Fauzan (see all)