Menunggu Kebebasan, Ahok Menulis 3 Buku

Menunggu Kebebasan, Ahok Menulis 3 Buah Buku
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) | IST

Nalar PolitikBasuki Tjahaja Purnama alias Ahok lebih memilih menunggu kebebasan penuh untuk dirinya ketimbang mengambil pemberian kebebasan bersyarat. Sebab, menurutnya, kebebasan bersyarat sama sekali tidak berguna.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie kepada kumparan, Rabu (11/7/2018). Bahwa Ahok tegas menolak kebebasan bersyarat karena ingin bebas sepenuhnya.

“Namanya kebebasan bersyarat, keluar 4 jam, terus masuk lagi. Apa pun itu istilah hukumnya, itu saya kurang tahu. Tapi Ahok nggak mau ambil. Enggak mau karena nggak ada gunanya bagi dia.”

Diungkapkan pula bahwa sembari menunggu kebebasan yang akan datang di awal tahun 2019, Ahok lebih memilih merampungkan kerja-kerja intelektual. Ia berupaya menyelesaikan sejumlah buah pikirnya berupa buku.

“Dia (Ahok) banyak kerjaan. Di dalam (penjara), dia nulis. Dia sedang bikin buku dan banyak hal yang lainnya.”

Bahkan, ada 3 buah buku yang kini Ahok sedang selesaikan di balik jeruji penjara Mako Brimob. Temanya seputar politik hingga catatan pribadi.

“Buku yang ditulis ada yang berjudul Kebijakan Ahok. Terus berupa Diary dia sama buku soal sosial politik.”

___________________

Artikel Terkait:
Redaksi NP
Reporter Nalar Politik