Orasi Saidiman Ahmad: RKUHP Sah, Indonesia Masuk ke Era Otoritarian

Orasi Saidiman Ahmad: RKUHP Sah, Indonesia Masuk ke Era Otoritarian
©FB/Saidiman

Nalar Politik – Orasi Saidiman Ahmad begitu menggelegar. Tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi, ia gemparkan gedung DPR RI dan bakar semangat massa aksi untuk tolak RKUHP rumusan sepihak.

“Kalau RKUHP ini disahkan, maka kita akan masuk ke dalam era otoritarian kembali, saudara-saudara,” lantangnya, Senin (16/9).

Menurut Saidiman, RKHUP buatan anggota DPR ini sangat berbahaya. Keberadaannya secara langsung mengancam kebebasan sipil sebagai fondasi demokrasi, di mana skor sebelumnya sudah turun dari fully free menjadi partly free.

Peneliti SMRC ini mengaku sedih melihat pasal-pasal karet zaman kegelapan tentang penghinaan presiden dihidupkan lagi. Orang bisa dipenjara karena menyebarkan informasi mengenai alat kontrasepsi. Korban pemerkosaan bisa dipenjara kalau menggugurkan kandungan. Orang bisa ditangkap karena mendiskusikan marxisme.

“Gila benar! Kebebasan kita untuk mengkritik para pengambil kebijakan dibatasi. Kebebasan kita untuk bicara tentang mereka yang kita pilih dibatasi. Dan itu membuat skor kebebasan kita turun.”

Untuk itu, Saidiman menyeru ke semua pihak agar bersama-sama melakukan perlawanan. Menurutnya, ini bukan perkara main-main. Ini persoalan yang serius, masalah yang begitu prinsipiel, yang butuh perjuangan ekstra.

“Apakah saudara-saudara ingin dipenjara kembali hanya karena mengkritik presiden? Apakah saudara-saudara ingin negara mencampuri urusan pribadi saudara-saudara?”

Tidak lupa Saidiman mengingatkan bagaimana demokrasi sejatinya lahir menggantikan era otoritarian. Dalam demokrasi, negara membedakan betul antara ruang publik dan ruang privat.

Namun yang terjadi sekarang, anggota DPR malah ingin masuk ke ruang-ruang pribadi warga.

“Kita tidak akan rela itu terjadi. Mereka ingin masuk ke dalam kamar tidur kita, saudara-saudara. Mereka ingin mengatur pikiran kita, saudara-saudara. Itu adalah kerja para tiran!”

Saidiman juga mengimbau jangan sampai hanya karena kejar tayang, hanya karena kejar target, lalu anggota DPR ingin mengesahkan sebanyak mungkin undang-undang dengan mengorbankan masa depan bangsa Indonesia.

“Itu adalah sejahat-jahatnya manusia. Lawan! Lawan! Merdeka! Merdeka!”

*Tonton video orasi Saidiman Ahmad di bawah ini:

Video orasi Saidiman Ahmad