Pelaksana Pekerjaan Ruang Mapilli-Piriang Persilakan Oknum Anggota DPRD Tempuh Jalur Hukum

Pelaksana Pekerjaan Ruang Mapilli-Piriang Persilakan Oknum Anggota DPRD Tempuh Jalur Hukum
©Kiraman

Pelaksana Pekerjaan Ruang Mapilli-Piriang Persilakan Oknum Anggota DPRD Tempuh Jalur Hukum

Polewali – Polemik tentang insiden adanya oknum anggota DPRD Provinsi yang menghentikan Pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh CV Sinar Jaya Nusantara berbuntut panjang. Pasalnya, oknum DPRD tersebut merasa dicemarkan nama baiknya karena adanya video tersebar ke media sosial tentang dirinya yang sedang menghentikan pekerjaan.

Namun, Pelaksana Lapangan CV SJN justru sangat berharap dirinya dilaporkan. Agar insiden tersebut, menurut Kiraman, makin terang benderang bahwa siapa yang telah melakukan pelanggaran yang sebenarnya.

“Jangan mentang-mentang jadi pejabat lantas seenak jidat melabrak aturan dan melampau batas kewenangan,” kata Kiraman kepada redaksi, Kamis, 30 November 2023.

“Tugas DPRD itu hanya mengawasi kebijakan bukan, mengawasi teknis OPD, apatah lagi pekerjaan yang sedang kami kerjakan sudah sesuai juknis dan arahan dari konsultan serta direksi-direksi yang ada di OPD,” lanjutnya.

Bagi Kiraman, kalau seorang pejabat publik tidak mau dikritik, maka jangan jadi pejabat publik.

“Karena jabatan sebagai anggota DPRD itu adalah jabatan publik yang hampir semua orang tahu, setiap langkahmu, makanmu, tempat tinggalmu, biaya hidupmu, semuanya dibiayai oleh pajak masyarakat,” jelas Kiraman.

“Jadi jangan seenaknya menggunakan jabatan Anda untuk merendahkan orang lain, menghina orang lain, dan bahkan mengucilkan orang lain. Jabatan DPR itu hanya titipan Allah melalui pilihan rakyat, jadi santai saja kalau jadi anggota DPRD,” tegas Kiraman.

“Mestinya anggota DPRD konsentrasi pada tugasnya dalam mengawasi kebijakan dinas/OPD, bukan menghabiskan waktunya turun mengurusi teknis pekerjaan dinas,” tambahnya menjelaskan.

Baca juga:

Calon anggota DPRD Provinsi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun mengingatkan bahwa ini pelajaran yang cukup berharga bagi siapa saja yang hendak jadi pejabat.

“Tantangan jadi pejabat itu adalah rakus dan angkuh. Olehnya, sebelum menjadi pejabat, minimal 2 sifat tersebut mesti dihilangkan dalam diri kita,” pungkas Kiraman.