Penyalahgunaan KIP Kuliah dalam Perspektif Hukum

Penyalahgunaan KIP Kuliah dalam Perspektif Hukum
©Katadata

Penyalahgunaan KIP Kuliah dalam Perspektif Hukum

KIP-K atau Kartu Indonesia Pintar-Kuliah, salah satu bantuan yang diberikan oleh pemerintah untuk mahasiswa kurang mampu, sebagai bentuk dukungan secara finansial untuk membiayai pendidikan di perguruan tinggi. Bantuan yang diberikan dalam waktu 6 bulan sekali ini berbentuk uang yang secara langsung dibayarkan oleh pemerintah ke perguruan tinggi (Yusuf, 2022).

Tujuan dalam pemberian bantuan KIP Kuliah ini untuk membantu biaya pendidikan mahasiswa, seperti biaya kuliah semester, serta kebutuhan pendukung lain yang dibutuhkan selama proses pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi. Bantuan ini memberikan manfaat dalam mengurangi beban keuangan mahasiswa, yang memungkinkan mahasiswa akan lebih fokus ke pembelajaran tanpa terlalu memikirkan keuangan selama perkuliahan.

Dalam Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, pemerintah memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesempatan belajar bagi mahasiswa di perguruan tinggi, serta menyediakan pelajar di Indonesia yang cerdas dan mampu bersaing. Maka hal ini pemerintah memiliki upaya untuk pelajar yang kurang mampu, namun memiliki prestasi akan dapat menempuh pendidikan di jenjang perkuliahan dengan program bantuan kip kuliah ini.

Namun, dalam pelaksanaannya, bantuan ini tidak sesuai dengan tujuan dan sasaran program kip-k (Prosiding Seminar Nasional Riset dan Information Science (SENARIS), 2022). Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi di salah satu universitas ternama di Indonesia, dimana terdapat beberapa mahasiswa yang terbukti melakukan penyalahgunaan KIP Kuliah.

Adapun penyalahgunaan KIP Kuliah oleh sejumlah mahasiswa, di salah satu universitas ternama di Kota Malang, yang sempat ramai dibicarakan di media sosial X bahwa dana yang didapat dari KIP Kuliah itu digunakan untuk kebutuhan pribadi yang tidak seharusnya, seperti membeli ponsel dengan harga mahal dan digunakan untuk liburan.

Hal tersebut diungkap melalui unggahan akun X @ub_menfees bahwa para penerima dana kip-k itu mengunggah foto-foto yang diduga membagikan momen berkunjung ke cafe mewah dan melakukan liburan ke Bali, bahkan ada yang membagikan momen bermain golf hingga ke club malam.

Selain itu, ada salah satu mahasiswa yang merupakan selebgram yang menerima dukungan dari beberapa produk kecantikan, dimana mereka akan mendapatkan uang dari promosi produk yang didapat. Hal ini merupakan penyalahgunaan yang tidak seharusnya dibiarkan begitu saja.

Baca juga:

Dalam aturan yang tertulis pada Lembaga Layanan pendidikan tinggi wilayah XVI (LLDIKTI), menjelaskan bahwa pihaknya mengimbau untuk melaporkan pelanggaran terkait penyalahgunaan kip-k, salah satunya soal bantuan yang diterima oleh mahasiswa tidak berhak atau tidak berasal dari keluarga yang rentan miskin untuk melaporkan hal tersebut.

Menurut Kepala Pusat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Abdul Kahar mengatakan jika permasalahan penyalahgunaan bantuan KIP Kuliah ini merupakan ranah universitas yang melakukan pendataan, karena pihak universitas langsung berhadapan dengan berbagai mahasiswa.

Namun, pihak universitas mengatakan jika hal itu bukan ranah universitas, namun sudah ranah pribadi dari mahasiswa itu sendiri yang melakukan penyalahgunaan.

Penyalahgunaan ini bisa terjadi apabila penerima manfaat dari program ini tidak memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan, seperti penerima tidak berasal dari keluarga kurang mampu, dengan memalsukan dokumen atau malah menyalahgunakan dana yang didapat untuk keperluan di luar kebutuhan perkuliahan, seperti membeli barang mewah.

Untuk mengurangi penyalahgunaan, bantuan KIP Kuliah ini memerlukan pendataan ulang, bahwa mahasiswa yang mendapatkan bantuan benar membutuhkan bantuan ini untuk pendidikan, bukan semata-mata untuk bersenang-senang. Selain itu, dapat diberikan sanksi jika tetap ditemui mahasiswa melakukan penyalahgunaan kip-k ini. Sanksi dapat berupa pencabutan bantuan kip-k agar memberikan efek yang jera bagi mahasiswa.

Penyalahgunaan KIP Kuliah ini merupakan sebuah tindakan yang tidak dibenarkan karena akan merugikan negara dan juga hak mahasiswa lain yang lebih butuh untuk menerima bantuan ini. Maka, perlu untuk melakukan pencegahan dengan tepat untuk meminimalisir penyalahgunaan bantuan KIP Kuliah.

Referensi
  • Yusuf, E & Sari, W. 2022. Pengaruh Beasiswa KIP Uang Kuliah Tunggal (UKT) Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jurnal Multidisiplin Dehasen. 1(3). 189-196.
  • Pemerintah Pusat.Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Peraturan BPK. Jakarta.
  • Prosiding Seminar Nasional RIset dan Information Science (SENARIS) 2022. Vol 4
  • Husain, R. O. (2023, September 15). Saluran Panduan/ Pelaporan Pelanggaran KIP Kuliah di lingkup LLDIKTI Wilayah XVI. LLDIKTI Kemendikbud. https://lldikti16.kemdikbud.go.id/2023/09/saluran-pengaduan-pelaporan-pelanggaran-kip-kuliah-di-lingkup-lldikti-wilayah-xvi/
Ayunindya Lintang Gayatri
Latest posts by Ayunindya Lintang Gayatri (see all)