Pesan dan Harapan

Pesan dan Harapan
©Republika

Pesan dan Harapan

Untukmu kaum muda
Telah banyak jejak sejarah yang memberikan pesan perubahan
serta spirit perjuangan bagi generasi baru
Kita ketahui banyak agitator-agitator ulung menciptakan perubahan
Banyak dari mereka menyandang legalitas revolusioner
Namun banyak pula yang kehilangan arah dan kini berkhianat bagi orang banyak
Menjadi penghamba modal pada kekuasaan yang menindas
Mereka telah menjual segala kecerdasan pengetahuan karena takut kelaparan di hari esok

Untukmu kaum muda
Berikanlah sedikit waktu untuk terus mengasah cinta akan kemanusiaan
Sejarah telah dikotori dan menjadi utopis
Kini kita tak harus menjadi reformis
Seperti parah pendahuluan yang menganggap perjuangan telah usai
Ketika rezim telah tumbang tanpa revolusi
Perjuangan itu dinamis, dan tak sekecil isi kepala yang mendambakan kekuasaan
Maka teruslah berjalan tanpa memandang ke atas
Karena masih ada benih-benih agitator muda yang perlu dituntun
Jangan biarkan sejarah kembali ter nodai oleh kerakusan sesaat.

Untukmu kaum muda
Jalan panjang yang kau lalui saat ini
Penuh banyak lorong dan kesejukan
Jika kau salah berteduh, kau akan tenggelam dengan kenikmatan kekuasaan
Tugas kita adalah terus memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan
Tanpa didasarkan pada perjuangan ekonomis
Masih banyak yang harus diubah
Pergilah dengan jalan yang benar, dan sesekali rasakan penderitaan orang banyak
Agar api perjuangan terus membara untuk memberangus kebatilan

Untukmu anak muda.
Di sini bumi kaum tertindas
Terlihat gersang dengan sejumlah harapan yang rapuh
Kau punya pilihan, untuk terus tumbuh menjadi petarung atau menjadi pecundang
Karena dalam hidup ini yang akan terus teringat ada dua jenis manusia
Yaitu pejuang sejati dan penghianat yang setia
Banyak kawan-kawan yang juga tumbang dan memilih lari dari perjuangan
Kau akan rasakan semuanya ketika, perut mu mulai keroncongan
Di situlah ujian perjuangan menampakkan diri

Untukmu kaum muda
Ada tangisan ibu-ibu yang bersujud pada pemuda
Meminta bantuan karena rumahnya mau digusur rezim
Di seberang pulau ada sekelompok orang terintimidasi
Karena melawan aktivitas oligarki
Ada juga hasil tani mereka
Tak menuai mimpi indah
Akibat pengrusakan alam

Kini kau harus sadar
berdiri menentang segala bentuk ketidakadilan demi kemanusiaan
Bangunlah dari tidur panjang hari in

Untukmu kaum muda
Hidup tak di peruntukan bagi para pecundang
Tuhan memberikan kesempatan kepada manusia untuk hidup
Memiliki tujuan dan menjadi petarung dalam kehidupan yang keras
Maka kau jangan sampai meniru-niru gelandangan intelektual
Yang kini turut melegitimasi kepentingan kekuasaan
Karena mereka adalah benalu untuk orang lain
Jika hanya popularitas yang kau harapkan ketika menolong orang lain
Lebih baik berhentilah, karena kemanusiaan tak seanjing itu..!!

Baca juga:
Fikram Guraci
Latest posts by Fikram Guraci (see all)