Pesan untuk Pemilih Pemula

Pesan untuk Pemilih Pemula
Dok. Pribadi

Kaum muda harus sibuk berkarya, bukan sibuk jotos adu tenaga. Kaum muda harus sibuk memberikan pencerahan, bukan sibuk bertengkar tak karuan. Sebagai kaum terpelajar, kita harus memberi kontribusi positif bagi negara dalam segala kesempatan. Pemilu adalah satu dari kesempatan yang ada, menjadi pemilih pemula yang cerdas.

Pernah baca atau minimal dengar kalimat “Jangan tanyakan apa yang Negara dapat perbuat untuk Anda, tetapi tanyakanlah apa yang dapat Anda perbuat untuk Negara!”? Kira-kira kalimat inilah yang tepat untuk kita dengungkan pada diri sendiri selaku kaum muda, khususnya kalian para pemilih pemula.

Kalau hanya sekadar berkontribusi dalam suksesi Pemilu, dan anda tidak berpartisipasi, lantas apa yang akan kalian beri pada negara?

Menjadi subjek pemilih pemula memanglah rumit. Sebab untuk pertama kalinya kita diperhadapkan dengan demokrasi politik. Boleh jadi kita belum memahami inti dari politik bahkan tujuan dari kita berpartisipasi. Iya, bukan ? Tapi tahu tidak, demokrasi politik adalah aspek yang memiliki daya pengaruh terhadap semua sendi kehidupan kita. Oleh karenanya, penting untuk kita ikut berpartisipasi. Jangan karena ketidaktahuan kita lantas memilih Golput. Itu bukan solusi.

Bagi kawan-kawanku yang sekarang berusia 17 tahun ke atas, terutama yang sekarang sedang duduk di bangku SMA Kelas XII, sebaiknya sejak dini kita memahami arti penting dari demokrasi politik. Pahami, lalu ikut berpartisipasi di dalamnya.

Mau tahu arti penting demokrasi politik? Baca terus, ya, tulisan ini (hehe). Kita mulai dari sini, pendidikan politik.

Pendidikan Politik

Generasi muda diharapkan mampu ikut-serta dalam pembangunan kehidupan negara. Dalam hal ini adalah politik. Sehingga para generasi muda, khususnya para pemilih pemula, diharapkan memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang pendidikan politik sebagai satu langkah utama membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pendidikan politik merupakan suatu proses dialog di antara pemberi dan penerima pesan. Melalui proses ini, para anggota masyarakat mengenal dan mempelajari nilai-nilai, norma-norma, dan simbol-simbol politik negaranya. Ya, dari berbagai pihak dalam sistem politik, entah itu sekolah, pemerintah, terutama dari partai politik.

Pendidikan politik mengajarkan masyarakat pada umumnya dan para pemilih pemula khususnya untuk lebih mengenal sistem politik yang ada di Negara Indonesia. Melalui proses pendidikan politik inilah para anggota masyarakat memperoleh sikap dan orientasi terhadap kehidupan politik yang berlangsung dalam masyarakat.

Fungsi pendidikan politik sangat penting. Ia mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kehidupan politik. Hingga pada gilirannya nanti, fungsinya akan mendorong timbulnya kesadaran politik secara maksimal dalam suatu sistem politik.

Merujuk pada beberapa pengertian pendidikan politik di atas, maka pendidikan politik adalah suatu upaya sadar yang dilakukan antara pemerintah dan para angota masyarakat. Ditekuni secara terencana, sistematis, dan dialogis dalam rangka mempelajari dan menurunkan berbagai konsep, simbol, hal-hal, dan norma-norma politik dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Demokrasi

Di Indonesia, warga negara atau rakyat memiliki andil dan peran besar dalam penyelenggaraan sistem politik. Peran ini menyangkut tentang pengembangan lembaga-lembaga politik formal, baik yang beroperasi di daerah/lokal maupun pusat.

Sistem politik demokrasi adalah sistem politik yang memberikan perlakuan sama kepada semua anggota kelompok (dalam hal ini orang-orang pada lembaga pemerintahan), baik kelompok mayoritas maupun kelompok minoritas. Mereka setara dalam hak dan kemampuan masing-masing untuk ikut serta dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Demokrasi berawal dari bahasa Yunani, yakni demokratia. Kata ini terbentuk dari kata demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti kekuatan atau kekuasaan. Jadi, demokrasi sepadan artinya dengan kekuasaan rakyat, mencakup sektor sosial, ekonomi, budaya, dan politik itu sendiri.

Pengertian demokrasi secara umum adalah sistem pemerintahan dengan memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara dalam pengambilan keputusan. Di mana keputusan itu akan berdampak bagi kehidupan seluruh rakyat. Arti lainnya adalah rakyat bertindak sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

Sistem pemerintahan ini mengizinkan seluruh warga negara untuk berpartisipasi aktif. Peran-serta itu bisa diwakilkan atau secara langsung dalam perumusan, pengembangan, dan penetapan undang-undang. Ya, meski setiap ahli memiliki penafsiran tersendiri terhadap demokrasi, tetapi tetap saja bermuara pada satu tujuan yang sama.

Abraham Lincoln berpendapat: demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang dirancang khusus dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sedangkan bagi Charles Costello, demokrasi termasuk sistem sosial dan politik. Demokrasi membatasi kekuasaan pemerintah melalui hukum demi melindungi hak seluruh warga negara.

***

Demikian sekelumit pesan sederhana saya untuk pemilih pemula, terkhusus bagi kawan-kawanku yang tengah menempuh pendidikan menengah atas. Pesan di atas setidaknya sedikit memberi gambaran tentang arti politik dan demokrasi yang bisa jadi bekal dalam berpartisipasi aktif menuju pemilu mendatang. Dan tentu, di lain waktu, kita bisa berbagi kembali melalui tulisan-tulisan selanjutnya.

Latest posts by Hairil Amri (see all)