PPKM Sampai Akhir Tahun

PPKM Sampai Akhir Tahun
©KRJogja

Presiden Jokowi kembali memutuskan perpanjangan PPKM Level 3 dan 4, dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021. Kebijakan itu diumumkan Selasa sore (2/8/2021).

Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini tidak hanya mengancam nyawa dan kelangsungan hidup, tapi juga menurunkan harkat dan martabat masyarakat. Ketidakpastian situasi membuat warga tidak mampu merencanakan kelangsungan hidupnya.

Kebijakan pemerintah dengan pembatasan berlevel 1, 2, 3 dan 4, sejak 3 – 20 Juli 2021, diperpanjang 21 Juli – 2 Aguatus 2021 dan kembali diperpanjang kembali 3 – 9 Agustus 2021.

Kebijakan yang berulang-ulang tersebut ternyata secara gamblang membuktikan kegagalan Pemerintahan Jokowi dalam menangani pandemi Covid-19. Semua rencana yang dibuat tidak berdampak signifikan menangani situasi dan dampak pandemi.

Kebijakan yang terus-menerus diperpanjang ini menunjukkan ketidakmampuan Tim Penanganan Covid-19 yang masih gagal dan tidak mampu memgendalikan penyebaran virus Corona dan varian-variannya.

Menyarankan PPKM ditetapkan hingga akhir tahun 2021 agar masyarakat bersiap diri dan merencanakan kelangsungan hidup dan keluarganya dalam waktu yang pasti. Jangka waktu yang panjang membuat masyarakat bersiap diri dalam situasi yang panjang.

PPKM yang selalu diperpanjang dalam jangka pendek membuat masyarakat kebingungan merencanakan rencana darurat. Karena PPKM selama 2 minggu, membuat warga merasa akan ada harapan setelah PPKM sudah bisa beraktivitas kembali dalam situasi normal baru. Situasi yang menentu ini menambah kesulitan dan kelangsungan hidup.

Karena itu mendorong sebaiknya PPKM hingga akhir tahun. Agar warga lebih siap menerima keadaan dalam jangka panjang dan penularan Covid-19 menulari semua warga dan hingga muncul herd immunity karena vaksinasi tidak mampu dikerjakan pemerintah untuk semua warga negara.

Baca juga:

Dikson Ringo