Putin, Quo Vadis?

Desakan Zelensky bagi NATO untuk menerapkan No Fly Zone tidak dipenuhi NATO, karena penerapan itu otomatis akan menghadapkan NATO vs Rusia secara fisik. Itu menandakan sampai saat ini NATO tidak bersedia konflik fisik dengan Rusia. Ukraina akan dikorbankan.

Padahal krisis ini bukan terutama masalah Rusia vs Ukraina, tetapi Rusia vs NATO. Ini adalah perang Rusia vs Amerika/NATO yang menggunakan Ukraina sebagai proxy. Pada saat yang paling menentukan, proxy akan ditinggalkan. Yang menggunakan tadinya akan cuci tangan.

Menanggapi penolakan NATO, Zelensky kembali mengeluarkan bakat pelawak: No-Fly-Zone di atas Ukraina tidak berarti menarik NATO ikut perang. Gimana NATO bisa tidak ikut perang, kalau dia harus memaksa pesawat Rusia untuk tidak terbang di atas Ukraina?

NATO: Putin, kalian gak boleh terbang di atas Ukraina.
Putin: Kami tetap terbang, kamu mau apa?
NATO: Kalau kalian bersikeras, kami akan tembak jatuh.
Putin: NATO mau perang dengan Rusia?
NATO: Kata Zelensky, itu tidak berarti perang.

Putin: Kamu tembak pesawat kami, itu bukan perang?
NATO: Kata Zelensky, ini soal prinsip.
Putin: Prinsip apa?
NATO: Kata Zelensky, prinsipnya seluruh dunia sudah perang melawan Rusia. Jadi kami termasuk bagian dunia.
Putin: #%#%#%#

Korban krisis selain Ukraina & Rusia, juga Eropa terutama Jerman. Yang paling diuntungkan dari perang adalah Amerika. Ekspor energi Amerika akan meningkat. Dan Amerika bisa menikmati bertahun-tahun kenaikan pesat ekspor senjata ke berbagai negara Eropa yang menaikkan anggaran militer.

Memang republik-republik di Donbas itu separatis, ingin melepaskan diri dari Ukraina (wilayah mereka dulunya Rusia, dimasukkan untuk Ukraina sejak era Soviet). Saya rasa wajar negara Ukraina ingin menghalangi provinsi-provinsinya memisahkan diri, termasuk dengan operasi militer.

Tetapi pakailah tentara untuk operasi militer, masuk ke wilayah itu sehingga bisa menghantam pimpinan & serdadu-serdadu republik-republik Donbas itu secara selektif. Mereka tidak lakukan, tetapi selama 8 tahun melontarkan mortir ke arah Donbas, hasilnya warga sipil tertekan, mati atau mengungsi.

Baca juga:

Sukar membayangkan negara yang terus-menerus menghantam rakyatnya dengan mortir semacam itu, bertahun-tahun. Makanya lama-lama warga di sana benci banget dengan pemerintah Kiev, yang mereka namakan teroris Maidan.

Saran saya pada negara-negara di mana ada unsur separatis di negaranya. Kalau tidak mampu dan tidak mau serius berantem menghadapi para separatis, jangan lakukan dengan cara pengecut melontarkan mortir melulu dari jauh. Kasihan rakyat biasa yang mau hidup tenang.

Menlu Rusia Lavrov mengajukan tuntutan: Rusia tidak bisa menerima senjata nuklir Amerika ditempatkan di Eropa. Bawa senjata-senjata itu pulang. Amerika pasti tidak setuju juga senjata nuklir Rusia dipasang di benua Amerika atau di Karibia. Ingat Krisis Cuba.

Salah satu indikasi yang memperlihatkan Rusia tidak ingin bercokol di Ukraina adalah, ketika Sekretaris Kremlin Peskov ditanya: Apakah ada rencana membantu proses pemilu nanti di Ukraina. Jawabnya: Kremlin tidak bisa ikut campur dalam urusan pemilu di Ukraina, itu negara lain.

Mexico menolak ikut serta memberi sanksi ke Rusia. Presiden Mexico juga mengkritik blackout dan sensor terhadap info-info dari media Rusia.

Putin melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi. Dia mengerti hak Rusia dalam masalah security dalam krisis ini. UEA saat ini anggota DK-PBB, dan dia abstain dalam resolusi yang mengecam Rusia.

Festival Film Cannes menolak film-film Russia ikut festival tahun ini. Suatu saat nanti Eropa akan malu dengan kejadian hari ini, di mana urusan seni, sport & macem-macem kegiatan juga dimasuki urusan politik. Histeria Eropa menghantam Rusia dari segala arah, sampai ke hal-hal gak relevan.

Zelensky: Kalau NATO tidak bersedia menerima Ukraina sebagai anggota, NATO perlu secara tertulis menjamin keamanan Ukraina. NATO makin pusing menghadapi Zelensky. Emang NATO utang apa sama bapaknya, sampai harus menjamin keselamatannya tanpa jadi anggota?

Halaman selanjutnya >>>
    Warganet
    Latest posts by Warganet (see all)