Rayakan Hari Buruh dengan Sukacita, Bukan dengan Hoaks dan Kebencian

Rayakan Hari Buruh dengan Sukacita, Bukan dengan Hoaks dan Kebencian
Twitter Image: @safardwd

Nalar WargaMari merayakan Hari Buruh dengan riang gembira dan penuh sukacita. Bukan dengan menebar kebencian, teror, fitnah, dan hoaks tentang serbuan TKA. Pamali.

Apakah boleh dengan demo turun ke jalan? Boleh. Negara menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan bersuara. Selama tidak melanggar aturan perundang-undangan.

Oh ya, jangan blokir jalan, bakar ban, atau persekusi warga yang berbeda pandangan. Semua aspirasi dan tuntutan silakan disampaikan ke pemerintah dengan cara-cara yang elegan.

Rapatkan barisan. Waspadai hasutan dan/atau tunggangan kepentingan. Banyak yang memancing di air keruh, agar republik selalu gaduh.

Jangan sampai publik jenuh dan antipati dengan perjuangan kaum buruh. May Day terlalu manis untuk dibikin rusuh.

Apakah ada yang mau bikin gaduh? Ada. Banyak. Siapa mereka? Para politisi dan simpatisan yang mengidap xenophobia: ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain atau yang dianggap asing.

Mereka setiap hari menuduh pemerintah pro-asing dan antek asing. Setiap momen selalu mendaur ulang berita bohong serbuan TKA. Mereka kutip kabar tanpa data, jauh dari fakta.

Katanya: “10 juta TKA asal Cina telah masuk di Indonesia.” Ini benar-benar fiksi dan membunuh logika.

10 juta itu sebanding dengan jumlah penduduk Aceh (5,1 juta) digabung dengan semua penduduk Sumatera Barat (5,2 juta). Dan hampir 3 kali jumlah penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta (3,7 juta).

10 juta itu jauh lebih banyak daripada gabungan jumlah penduduk Sulawesi Utara (2,4 juta), Sulawesi Tengah (2,9 juta), Sulawesi Barat (1,3 juta), dan Sulawesi Tenggara (2,5 juta).

Kira-kira 10 juta TKA (konon asal Cina) tersebar atau bersembunyi di mana, ya? Mungkin di Indonesia bagian bumi datar.

Bangsa yang besar ini jangan diracuni dengan mental inferior. Merasa terancam, takut, dan kerdil ketika berhadapan dengan bangsa lain. Kita adalah pewaris keagungan Majapahit.

Pemerintah telah bekerja secara maksimal, siang dan malam. Apakah masih ada kekurangan? Banyak. Tugas kita sebagai anak bangsa untuk memberikan kritik, saran, dan masukan.

Selamat Hari Buruh Internasional. Buruh bersatu tak bisa dikalahkan.

*Safar

___________________

Artikel Terkait:

    Warganet

    Pengguna media sosial
    Warganet

    Latest posts by Warganet (see all)