Reksa Dana Lebih Cocok bagi Investor Pemula

Reksa Dana Lebih Cocok bagi Investor Pemula
©Lip6

Market News – Reksa Dana disebut-sebut lebih cocok bagi para investor pemula. Pasalnya, instrumen investasi ini mengandalkan manajer investasi dalam meracik portofolio.

Selain itu, seperti disampaikan Financial Coach/Financial Advisor Philip Mulyana, untuk mulai berinvestasi pun tidak membutuhkan modal awal yang besar. Ditambah, ada berbagai pilihan produk.

“Bisa mulai investasi dari Rp10 ribu dan soal di mananya, saat ini sangat banyak pilihan,” kata Philip dalam Literasi Investasi Bank Jago bertajuk Jago Investasi dengan Reksa Dana di Jakarta, Jumat (3/12).

Keuntungan selanjutnya adalah bisa dilakukan karena minim analisis. Sehingga tak hanya bagi pemula, ini juga bisa menjadi pilihan yang pas untuk berbagai kalangan.

Investasi di Reksa Dana juga termasuk liquid. Investor pemula tidak perlu repot karena pajak yang dikenakan adalah pajak final.

“Jadi pada saat lapor pajak, cuma kasih tahu aja kita punya aset berapa, jadi semua masalah perpajakan sudah beres.”

Dijelaskan rinci, instrumen investasi ini terbagi ke dalam beberapa jenis. Salah satunya pasar uang, yang berarti manajer investasi hanya boleh berinvestasi ke pasar uang seperti deposito dan obligasi dengan jangka waktu di bawah satu tahun.

Ada juga pendapatan tetap, yaitu saat manajer investasi hanya boleh ke mayoritas pendapatan tetap, dengan indikasi return 8 persen.

Selanjutnya, jenis campuran, yaitu saat manajer investasi bisa mencampurkan portofolio ke pasar uang, obligasi, hingga saham. Reksa Dana jenis ini punya potensi return 9 sampai 10 persen.

Baca juga:

Jenis terakhir adalah saham. Instrumen investasi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki profil risiko agresif, dengan potensi return bisa di atas 10 persen.

“Pilih Reksa Dana untuk pemula itu bergantung dari sejarah investasi kita sebelumnya dan yakin kalau kita bisa terima risiko kerugian.”

Meski demikian, Philip tetap mengingatkan bahwa instrumen investasi apa pun selalu memiliki risiko. Contohnya, risiko pasar dan juga likuiditas. [ci]