Salah Baca Teks Pancasila, ABM: Karena Saya Selalu Berpikir Radikalisme

Salah Baca Teks Pancasila, ABM: Karena Saya Selalu Berpikir Radikalisme
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (Foto: Radar Sulbar)

Nalar PolitikGubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar (ABM) berkesempatan menjelaskan soal salah baca teks Pancasila beberapa waktu lalu. Ia akui bahwa dirinya memang salah baca.

“Saya salah ucap, sila kedua di bawah sila kelima,” katanya di depan peserta dialog kebangsaan PMII seperti dilansir Kompas, Selasa (14/11/2017).

Meski demikian, ternyata ia punya alasan tersendiri untuk itu. Ia punya alibi kuat mengapa dirinya sampai salah dalam mengurutkan sila-sila ideologi bangsa Indonesia.

“Kenapa? Karena saya selalu berpikir radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo, dan persoalan lainnya. Karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila,” lanjut ABM.

Pengakuan dan alasan itu kemudian dilanjut kembali dengan nada usulan perombakan urutan sila-sila Pancasila.

“Bisakah sila pertama Pancasila didekatkan dengan sila kelima Pancasila?” tanyanya.

Ia terkesan mengharapkan agar sila kelima Pancasila itu didekatkan saja dengan sila pertamanya. Tujuannya, menurut ABM, agar jarak kesenjangan bangsa tidak terlalu jauh.

Selain itu, ia juga mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama merekatkan diri dalam kebersamaan. Masyarakat, khususnya warga Sulbar, harus bersatu padu menjaga keamanan dan perdamaian, sehingga ancaman perpecahan bangsa bisa diminimalisasi.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi